Pertamax Jelajah Borneo

Perjalanan Menuju Barabai, Begini Kondisi Perkembangan Terkini Tim Jelajah Pertamax Energi Borneo

Selama perjalanan rombongan melaksanakan perjalanan darat menggunakan mobil tipe gasoline maupun diesel yang akan ditempuh selama 5 hari

Perjalanan Menuju Barabai, Begini Kondisi Perkembangan Terkini Tim Jelajah Pertamax Energi Borneo
Tribunkaltim/ Ayuk Fitri
Peserta rombongan berfoto bersama di gerbang pintu masuk perbatasan provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. (Tribunkaltim/ Ayuk Fitri) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BALIKPAPAN - Tim Jelajah Energi Pertamax Borneo yang diprakarsai PT Pertamina (Persero) mengakhiri perjalanan hari pertama di Barabai, Kalimantan Selatan untuk beristirahat, Senin (12/12/2017) malam.

Mengawali perjalanan dari kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sebanyak 24 peserta jelajah langsung menuju ke Pelabuhan Fery Kariangau untuk menyebrang ke Penajam usai dilepas secara simbolis oleh GM Marketing Operation Region VI, Made Adi Putra.

Penyeberangan menggunakan Fery memakan waktu sekitar 120 menit. Setibanya di Penajam rombongan yang menggunakan 6 unit mobil Toyota langsung menggeber gas menuju Simpang Kuaro, Kabupaten Paser.

Sebelum menjangkau pemberhentian terakhir, tim menyempatkan waktu untuk istirahat, sholat dan makan siang, di sebuah kedai Nasi Gandul.

Menu makan siang nasi gadul yang terdiri dari kuah daging sapi dan nasi putih khas Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi amunisi untuk mengembalikan energi para peserta.

Tak berlama-lama, usai peregangan otot, rombongan kembali melanjutkan perjalanan
Ke Tabalong. Memasuki gerbang perbatasan Provinsi Kaltim dan Kalsel, tak lupa peserta menyempatkan diri untuk berfoto bersama menggunakan banner 'Jelajah Energi Pertamax Borneo'.

Baca: Live Streaming Kompas TV Dubai Super Series 2017 : Mulai 16.00 WIB, Optimistis Wakil Indonesia

Kondisi jalanan menuju Tanjung Tabalong terbilang cukup mulus, meski di beberapa titik terdapat jalan berlubang dan rusak yang membuat tim lebih berhati-hati.

Tak terasa, waktu telah memasuki adzan magrib, rombongan telah menempuh perjalanan selama 7 jam ini pun menyematkan waktu untuk istirahat sejenak merengangkan otot sembari melaksanakan ibadah sholat Magrib di Masjid Islamic Center Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan.

"Sejauh ini kita sudah menempuh sekitar 350 km, selama perjalanan tidak ada hambatan, berjalan lancar dan aman," ungkap Edi Momon, seorang sopir yang mengendarai salah satu mobil rombongan.

Halaman
12
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved