Ekonomi dan BIsnis

Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Triwulan III 2017 Tertinggi Sejak 4 Tahun Terakhir

untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Kalsel tidak boleh terlena karena mulai membaiknya kondisi sektor pertambangan.

Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Triwulan III 2017 Tertinggi Sejak 4 Tahun Terakhir
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Harymurthy Gunawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Triwulan III tahun 2017 menjadi hal yang luar biasa bagi perekonomian Kalimantan Selatan (Kalsel), karena tingkat pertumbuhan ekonomi Kalsel mencapai tingkat tertinggi sejak empat tahun belakamgam yaitu 6,44 persen.

Jumlah ini naik 1,41 persen dibanding triwulan sebelumnya yaitu 5,03 persen.

Namun walaupun demikian, untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Kalsel tidak boleh terlena karena mulai membaiknya kondisi sektor pertambangan.

Dijelaskan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Harymurthy Gunawan, pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru harus terus dicari.

Baca: Harbolnas 2017, Ada Cashback 120 % Hingga iPhone X Gratis di 254 e-Commerce

"Melihat dari keadaan Kalsel sekarang ini, yang paling sesuai adalah mulai memikirkan pengembangan industri high tech di Kalsel. Karena mendekatkan industri high tech dengan bahan baku komoditi adalah bentuk efisiensi," kata Harymurthy.

Hal ini dinilainya masih menjadi alternatif terbaik mengingat melimpahnya berbagai sumber daya alam di Kalsel yang selama ini masih cukup banyak yang diekspor masih berupa bahan setengah jadi.

Indonesia termasuk Kalsel sebagai negara pengekspor komoditi tidak bisa terlepas dari perekonomian dunia, karena Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terbuka.

Karena itu menyinkronkan perekonomian Kalsel dengan perekonomian dunia adalah hal yang penting. Momentum pertumbuhan perekonomian dunia yang melebihi ekspektasi para analis juga berdampak positif bagi Indonesia.

Baca: Pengecer Makin Susah Dapatkan Pasokan Elpiji Bersubsidi, Beli Banyak Harus Perlihatkan KK

Pertumbuhan ekonomi global pada akhir tahun diperkirakan mencapai 3,6 persen lebih tinggi dari perkiraan di awal tahun yang hanya 3,1 persen yang di dorong faktor perdagangan antar negara termasuk komoditi.

Namun kembali lagi Harymurthy ingatkan Kalsel tidak bisa selamanya andalkan komoditas sebagai tumpuan utama.

Karenanya tema Memperkuat Momentum dalam Pertemuan Tahunan BI yang digelar di Aula Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalsel, Selasa (12/12/2017) sengaja diangkat untuk ingatkan semua pihak untuk pikirkan alternatif pendorong ekonomi Kalsel.

Pada acara tahunan ini, selain Harymurthy Gunawan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor pun turut hadir. Selain itu hampir semua stakeholder perekonomian Kalsel termasuk perbankan, pelaku industri, akademisi dan banyak lagi.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved