Travel

Asita Luncurkan Situs dan Apps untuk Agen Tour & Travel, Bikin Mudah Apa Bikin Susah Ya?

"Visi kita melindungi anggota yang tersebar seluruh Indonesia dengan platform digital ini"

Asita Luncurkan Situs dan Apps untuk Agen Tour & Travel, Bikin Mudah Apa Bikin Susah Ya?
kompas.com
Aplikasi Asita Go yang dikeluarkan Asosiasi Travel Agent Indoneaia (Asita) untuk go digital di tahun 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Baru-baru ini Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengeluarkan platform digital yakni bookingina.com. Kini, Asosiasi Tour dan Travel Agent ( Asita) juga mengakomodir seluruh anggotanya dalam satu platform digital yakni Asita Go.

"Visi kita melindungi anggota yang tersebar seluruh Indonesia dengan platform digital ini," ujar Asnawi Bahar selaku Ketua Umum Asita saat dijumpai KompasTravel dalam acara Rakornas Pariwisata IV 2017, di Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Asita Go nantinya akan menjadi ajang bagi para agen travel menjual paket wisata.

Baca: Rayakan Hari Jadi, Hotel Purimas Tawarkan Promo Kamar Spesial, Ini Tarifnya!

Baca: Hotel Palm Siapkan 2 Menu Spesial Khas Nusantara Ini Sambut Tahun Baru 2018, Penasaran?

"Jadi sekarang masih B to B (buyer to buyer), nanti proyeksi di 2018 sudah bisa B to C, artinya dibeli langsung oleh customer (wisatawan)," terang Asnawi.

Selain bentuk digitalisasi, Asita Go nantinya akan menjadi tempat sharing economy antar agen. Sehingga kekhawatiran anggota Asita tentang serangan digitalisasi dari perusahaan luar bisa diseimbangkan.

"Persoalannya kan kita menguatkan internal dulu, ada 7000-an anggota di Asita yang berada di daerah, nah ini sedang kita sosialisasikan dulu sampai semua di daerah bisa kuat," terangnya.

Sekretaris Jendral Asita, N Rusmiati, menambahkan platform digital tersebut sudah tersedia dalam bentuk situs mobile maupun desktop, juga aplikasi pada Android.

"Nantinya di sini langsung keluar paket-paket dari Asita di 43 provinsi. Agen dan wisatwan bisa langsung milih berbagai jasa tur travel dari seluruh Indonesia, semua destinasi," terang N Rusmiati dalam kesempatan yang sama.

Tak lupa, untuk bisa terintegrasi dengan Kementerian Pariwisata, platform ini nantinya juga bisa diakses dari situs resmi indonesia.travel.

"Nanti kita akan nempel ke situsnya indonesia.travel, dalam rangka misi tertentu juga, menguatkan industri dalam negeri," tutupnya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help