Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO: Ini Alasan PKL Jalan A Yani Masih Enggan Tempati Lantai Dua Pasar Ahad

Pasca penertiban yang dilakukan anggota gabungan yang meliputi Satpol PP, Dishub, Polres Banjar, Polsek Kertak Hanyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasca penertiban yang dilakukan anggota gabungan yang meliputi Satpol PP, Dishub, Polres Banjar, Polsek Kertak Hanyar hingga Kodim 1006 Martapura, membuat pedagang kaki lima di Jalan A Yani Kilometer 7 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Kalsel terpaksa libur berjualan dulu, Rabu (13/12/2017) pagi.

Norman misalnya, warga Kertak Hanyar Kabupaten Banjar tersebut pun, Rabu pagi itu terpaksa harus membawa pulang kembali ayam-ayam dagangannya ke rumah lantaran tidak bisa membuka lapak di bahu Jalan A Yani Kilometer 7 Kertak Hanyar.

Hal itu ia menuding dinas terkait belum siap secara optimal dalam menyiapkan lapak sebelum akhirnya melakukan penertiban.

" Ya, sejak hari ini kami (para pedagang kaki lima) tidak diperbolehkan lagi untuk berjualan di bahu Jalan A Yani Kilometer 7. Hal itu lantaran lapak kami masuk jalur hijau. Namun yang kami sayangkan di sini, lapak pedagang yang akan menjadi relokasi pun belum disiapkan di atas sana (Pasar Ahad)," ujarnya.

Baca: Live Streaming Kompas TV Dubai Super Series 2017 : Mulai 16.00 WIB, Modal Awal Marcus/Kevin

Baca: Jadwal Siaran Langsung Dubai Super Series 2017 di Kompas TV : Semua Bisa Saling Mengalahkan

Baca: Ini Dia Dua Orang Kepercayaan Setya Novanto yang Turut Hadir di Persidangan

Kasatpol PP Kabupaten Banjar, Ahmadi mengaku beserta Muspika Kertak Hanyar, sebetulnya sudah mencarikan solusi terkait lokasi baru para PKL agar bisa tetap berjualan seperti biasanya yakni dengan menyediakan tempat di Lantai Dua Pasar Ahad.

"Jadi sebetulnya untuk larangan berjualan hal itu tidak benar. Pedagang boleh saja berjualan, asalkan di tempat yang benar seperti di Pasar Ahad atau tempat yang nanti menjadi lokasi baru bagi para PKL. Hal itu mengingat bahwa Jalan A Yani yang sebelumnya mereka tempati merupakan masuk jalur hijau, "jelasnya.

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help