Puisi Siswa SMALB Dharma Wanita Banjarmasin Ini Bikin Menangis

Ketua Panitia kegiatan KPS Go to School ke SLB Dharma Wanita, Muhammad Adianor, mengatakan pihaknya terharu oleh semangat siswa setemnpat.

Puisi Siswa SMALB Dharma Wanita Banjarmasin Ini  Bikin Menangis
banjarmasin post group
SMALB Dharma Wanita Banjarmasin, Maulida, ekspresif membaca puisi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Orang yang tak bisa bicara atau tuna rungu, bukan berarti tidak bisa membaca puisi. Siswa SMA Luar Biasa Dharma Wanita Banjarmasin, Maulida, membuktikannya yang begitu ekspresif menghayati bait-bait puisi berjudul Doa Ibu ciptaan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Meski verbalnya kurang sempurna, namun hal itu bukan penghalang bagi Maulida. Seluruh bait puisi begitu apik ia bacakan.

Utuh Aluh Sasirangan 2017 yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Sasirangan (KPS) yang menyaksikan penampilannya bahkan meneteskan air mata karena terharu.

Maulida ternyata memang jago dalam hal membaca puisi. Ia pernah meraih juara pertama lomba puisi tingkat SLB se-Kalsel 2017 dan mewakili ke Jakarta. Siswa SMA LB ini juga membawakan medley lagu Banjar seperti Pasar Terapung, Muara Kuin, Sangu Batulak oleh Maulida, Dhini, Habibie, Afia, Anita dan kawan-kawan.

Beberapa siswa SMALB lainnya juga berprestasi gemilang. Antara lain Muhammad Dery setiawan pun berprestasi yakni juara 2 lompat jauh dan lari 100 meter juara 3. Lalu, Habibie yang menderita tuna daksa juga meraih juara design grafis pada lomba FLSN se-Kalsel untuk anak berkebutuhan khusus.

Ketua Panitia kegiatan KPS Go to School ke SLB Dharma Wanita, Muhammad Adianor, mengatakan pihaknya sangat terharu oleh semangat dan prestasi siswa SMA LB tersebut. “Walau pun punya kekurangan, ternyata mereka memiliki kelebihan dibanding kita yang normal," sebutnya, Rabu (13/12/2017).

Wakil III Utuh Sasirangan ini menuturkan ketika pihaknya mengajari para siswa setempat membikin design Sasirangan, mereka juga antusias dan cepat tanggap. Bahkan hasil sentuhannya cukup bagus ketika membikin motif warna.

Aluh Widya Maulidina menambahkan pihaknya memilih SLB sebagai tujuan pertama KPS Goes To School pada periode ini, karena ingin merangkul adik-adik dan teman-teman yang masih memiliki hak yang sama dengan orang normal.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Kamis (14/12/2017).

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved