Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Tersangka Pencuri Hp ini Tak Berkutik Saat Polisi Cocokkan Nomor Korban

Tersangka pelakuknya, adalah Bahtiar (60) warga Desa Aluan Sumur Kecamatan Batu Benawa , Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Tersangka Pencuri Hp ini Tak Berkutik Saat Polisi Cocokkan Nomor Korban
net
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kasus pencurian telepon genggam, milik Herliani (35), warga Desa Rantaukaminting, Kecamatan Labuanamas Utara, Hulu Sungai Tengah terungkap, Kamis (14/12/2017).

Tersangka pelakuknya, adalah Bahtiar (60) warga Desa Aluan Sumur Kecamatan  Batu Benawa , Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dibantu Unit Resmob Polres HST, anggota Polsek LAU mengungkap tersangka pelaku setelah melakukan penyelidikan, berdasarkan keterangan saksi korban. 

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo melalui Humas Polres HST Bripka Husaini, menjelaskan, tersangka ditangkap saat berada di depan rumahnya. Dia pun tak bisa berkelit, saat polisi meminta telepon genggamnya untuk diperiksa.

Baca: Live Streaming Kompas TV Dubai Super Series Hari Ini, Kiprah 3 Wakil Indonesia Mulai Pukul 20.00 WIB

Baca: AM Fatwa Pernah Semprot Fahri Hamzah dan Nyaris Lempar Mikrofon, Ada Apa Ya?

Telepon genggam merek Samsung V itu pun dicek nomor imei-nya. Begitu diperiksa, ternyata sama dengan nomor Imei yang terdpat di kotak handphone milik korban.

Anggota Polsek dan Resmob pun langsung membawanya ke Polres HST, untuk diperiksa, selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka. “Saat didatangi ke rumahnya  telepon genggam itu sedang dipakai keponakannya,”jelas Husaini.  

Dijelaskan, korban pencurian adalah seorang pedagang, Herliani (35) warga Desa Rantau Keminting Rt. 03 Rw. 02 Kecamatan Labuan Amas Utara, HST. Berdasarkan keterangan korban, pencurian terjadi saat korban dan kleuarga sedang tertidur lelap di rumahnya. Minggu (19/112017) sekitar pukul 03.00 wita.

Pelaku diduga mengambil kesempatan tersebut untuk masuk ke dalam rumah korban melalui jendela sebelah kanan ruang tengah dengan cara mencongkel jendela tersebut.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah,  pelaku mengambil sejumlah barang. Barang yang berhasil dibawa kabur, satu unit telepon genggam merk  Samsung V Plus, satu laptop merk Acer, serta barang dagangan lain berupa bawan, rokok dan susu, lalu kabur dari rumah.

Korban yang terbangun menjelang subuh itu kaget rumahnya dalam keadaan teracak – acak, dan baru sadar rumahnya telah dimasuki pencuri. 

Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Labuan Amas Utara. Atas kejadian tersebut,  korban mengalami kerugian sebesar Rp. 6.158.000. Menurut Husaini, untuk mengungkap kasus tersebut, Polsek LAU dan Unit Resmob telah  bekerja keras, hingga membuahkan hasil. 

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved