Berita Kalteng

Adanya Dugaan Gas Elpiji Langka Karena Diselewengkan, Kapolres Pun Turun ke Lapangan

Polisi mulai bergerilya mencari informasi terkait penyebab kelangkaan gas Elpiji tersebut, dengan memantau agen, pangkalan hingga pengecer.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Adanya keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji tabung 3 kilogram yang dijual ditingkat pengecer dan pangkalan menjadi perhatian polisi.

Polisi mulai bergerilya mencari informasi terkait penyebab kelangkaan gas Elpiji tersebut, dengan memantau agen, pangkalan hingga pengecer.

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 warga Palangkaraya mengaku kesukitan mendapatkan tabung gas elpiji tiga kilogram bersubsidi.

Jikapun ada di jual secara eceran dipasaran harganya melambung mencapai Rp30 ribu pertabung, padahal HET yang ditetapkan Wali Kota Palangkaraya hanya Rp17.500 pertabung.

Baca: Kenapa ya? Cagub dari Gerindra, Prabowo Selalu Usung Menteri yang Dicopot Jokowi

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar, saat melakukan pemantauan ke agen Resbayu di Jalan Rajawali, Jumat (15/12/2017) mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan.

"Kami akan mencari penyebab hingga terjadi kelangkaan ini, karena berdasarkan informasi agen, pasokan dari pertamina lancar saja, tetapi di pengecer kosong, ini yang kami cari penyebabnya," ujarnya.

Jangan lupa Subscribe Banjarmasin Post News Video di Youtube:https://goo.gl/n9RhEU

(Tribun Kalteng/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved