Kriminalitas Tabalong

Otak Jaringan Sabu Tabalong Ternyata Berada di Balik Sel Lapas

Dari penangkapan empat pelaku peredaran sabu dengan barang bukti 31,38 gram, terungkap siapa pemasok utama atau yang menjadi otaknya.

Otak Jaringan Sabu Tabalong Ternyata Berada di Balik Sel Lapas
BANJARMASINPOST.co.id/dony usman
Jaringan narkoba Tabalong. Foto dirilis Jumat (15/12/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dari penangkapan empat pelaku peredaran sabu dengan barang bukti 31,38 gram, terungkap siapa pemasok utama atau yang menjadi otaknya.

Ini setelah secara bergiliran pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda.
Dimulai, Basriansyah (40) dan Supian (41), yang mengaku mendapat sabu dari
Rahmadani alias Adong (33).

Setelah itu dari Rahmadi alias Adong diketahui sabu didapat daro tempat Saprah (35) seorang ibu rumah tangga.

Sabu yang didapat petugas dari tempat Saprah ini disembunyikannya di dalam bantal kamar tidurnya.

Saprah, mengakui dirinya hanya menerimakan sabu setelah mendapat pesan dari suaminya yang saat masih berada di Lapas Narkotika.

Baca: Tak Hanya Mampu Usir Jin, Ternyata Ada Manfaat Lain dari Ayat Kursi Jika Dibaca di Waktu-waktu Ini

Jaringan narkoba Tabalong. Foto dirilis Jumat (15/12/2017)
Jaringan narkoba Tabalong. Foto dirilis Jumat (15/12/2017) (BANJARMASINPOST.co.id/dony usman)

Dirinya mengaku tidak pernah tahu siapa orang yang mengantarkan sabu ke tempatnya.

"Kada tahu orangnya siapa yang meantar," katanya.

Hanya saja setiap mau ada barang yang datang dirinya selalu mendapat informasi dari suaminya melalui telepon.

Hingga saat ini diakuinya sudah dua kali dalam sebulan terakhir ada sabu yang disimpannya.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved