Yuppies Creativity

Teater SMAN 1 Juai, Keserakahan Manusia dan Kemarahan Alam, Ketika Manusia Jahat Tak Berbelas Hati

Pada dahulu kala antara mahluk hidup lainnya saling menjaga, sebagaimana manusia yang terus menjaga alam dan tumbuhan.

Teater SMAN 1 Juai, Keserakahan Manusia dan Kemarahan Alam, Ketika Manusia Jahat Tak Berbelas Hati
Harian Banjarmasin Post Edisi Jumat (15/12/2017) Rubrik Yuppies Halaman 17 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Manusia dan alam memang harus harmonis. Pada dahulu kala antara mahluk hidup lainnya saling menjaga, sebagaimana manusia yang terus menjaga alam dan tumbuhan. Ketika manusia menjadikan tumbuhan sebagai sesuatu yang dilestarikan.

Namun akibat kemarahan dan keserakahan hawa nafsu manusia yang berlebihan, tiba-tiba keharmonisan itu memudar. Para manusia jahat mulai tak berbelas hati pada alam dan hutan. Mulai dari membakar, menebang bahkan tanpa menanami kembali.

Akibatnya kemarahan alam pun terjadi, Hutan juga turut menuai protes. Manusia menerima dampaknya. Di balik kemarahan itu, akhirnya manusia mendapatkan banyak kesengsaraan. Mulai dari tanah longsor, banjir dan bencana alam lainnya yang membuat manusia kehilangan banyak hal akibat dari perbuatan mereka sendiri.

Baca: Sungai Amandit Meluap, Sejumlah Sekolah Terpaksa Liburkan Siswa, Warga Diimbau Waspada

Satu penampilan dari siswa SMAN 1 Juai. Mereka mempersembahkan cerita tentang serakahnya manusia dan amarahnya alam. Gambaran jelas perihal kejadian itu terlihat dalam cerita yang mereka bawakan.

Dua gadis dan tiga lelaki. Satu peran yang memerankan sebagai orang gila dan ada pula yang berperan sebagai orangtua bahkan ada yang menampilkan hal mistik. Tak tanggung-tanggung, dalam cerita itu disuguhkan begitu sempurna.

Ada banyak hal yang diharap membuat penonton terkesan nantinya. Bahkan sebagian penonton mungkin saja akan mendapatkan pembelajaran dari teater tersebut.

Kebanyakan teater memang selalu memberikan pesan dan kesan dalam setiap ceritanya.

Baca: Hujan Deras, Sungai Amandit Meluap Rendam Empat Kecamatan, Jalan ke Loksado Tertutup Longsor

Termasuk pada teater yang dibawakan oleh sejumlah siswa tersebut. Tentunya untuk mendapatkan hasil sempurna. Tak cukup hanya latihan atau persiapan satu kali jadi.

Melainkan banyak hal yang dikorbankan, terlebih tentang waktu dan daya ingat serta tenaga.

Pun para pemain teater pasti mengerti perihal proses dalam teater. Hal pasti juga para penonton sebagai penikmat, sebagian mereka tak paham cerita dibalik setiap penampilan. Namun tentunya ada kepuasan tersendiri bagi para pemain ketika apa yang mereka tampilkan disukai. (ell)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help