Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Facebooknya Diretas dan Warga HSU Jadi Korban, Bupati Wahid Minta Warga Lakukan Ini

Hingga salah satu korban juga melaporkan tindakan yang dilakukan oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Banjarbaru ini.

Facebooknya Diretas dan Warga HSU Jadi Korban, Bupati Wahid Minta Warga Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Calon Bupati HSU, Abdul Wahid

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid pada Februari 2017 lalu lapor ke Mapolres HSU karena akun Facebook miliknya telah diretas dan disalahgukan dengan meminta kiriman uang.

Hingga salah satu korban juga melaporkan tindakan yang dilakukan oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Banjarbaru ini.

Wahid menceritakan kembali saat tiba tiba akun Facebook tak bisa digunakan lagi. Hingga beberapa kenalan menghubunginya lewat telepon apakah benar dirinya meminta kiriman uang.

Hal itu langsung ditepis oleh Abdul Wahid dan mengatakan bahwa akun Facebooknya telah disalahgunakan. "Saat itu saya langsung membuat akun baru untuk memberitahukan kepada pengguna media sosial bahwa akun saya memang telah dihack," ujarnya.

Saat ini akun facebook miliknya yang bernama 'Haji Abdul Wahid' telah bisa digunakannya kembali. Namun dirinya berharap hal ini tidak terulang kembali dan tidak ada lagi yang menjadi korban.

Pelaku Kasus undang undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Helendra (22) alias Heltono warga Banjarmasin saat ini telah menjalani hukuman di di Lapas Kelas II B Amuntai.

Sebelumnya dirinya adalah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Banjarbaru, dimana dirinya meretas akun facebook milik beberapa orang saat masih di dalam Lapas.

Awalnya Helendra meretas akun Nayla yang berteman dengan Gita Rosita dan kemudian akun Gita Rosita yang berteman dengan akun milik Abdul Wahid ini juga diretas. Dari pertemanan inilah akhirnya Helendra melalui akun Gita Rosita berkirim pesan dengan akun Haji Abdul Wahid.

Dan meminta verifikasi yang dikirimkan melalui pesan singkat dengan alasan sebagai syarat karena akun miliknya sulit di akses. Setelah verifikasi dikirimkan akun milik Abdul wahid yang justru diretas dan dikuasai oleh terdakwa.

Lehendra akhirnya menggunakan akun milik Abdul Wahid untuk meminta mentransferkan sejumlah uang kepada nasabah bernama Sherly. Salahsatu korban adalah Muhiddin Mahyuni warga Kelurahan Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah yang telah mentransfer uang Rp 4.400.000, Muhiddin juga menerima pesan dari akun facebook milik Abdul Wahid.

Meski pernah menjadi korban pencaututan akun, Abdul Wahid saat ini tetap menggunakan media sosial Facebook miliknya untuk berbagi dengan warga masyarakat HSU di setiap kegiatannya.

Tak selalu tentang kegiatan yang dilakukan bahkan Abdul Wahid juga membagikan foto makanan yang dirinya santap, foto itu juga mengundang banyak like dan komentar dari para netizen, sebagian besar mendoakan kesuksesan Abdul Wahid. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved