Kata Penelitian! Stres Bisa Mempengaruhi Kualitas Sperma dan Keturunannya

Tanda-tanda stress bisa berupa gejala seperti berkeringat, kurang tidur di malam hari, kedutan dan malas untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Kata Penelitian! Stres Bisa Mempengaruhi Kualitas Sperma dan Keturunannya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Stres tidak akan pernah berdampak baik bagi siapapun.
Stres bisa mempengaruhi berbagai kehidupan kita yang akhirnya menjadikan diri kita tidak sehat.

Tanda-tanda stress bisa berupa gejala seperti berkeringat, kurang tidur di malam hari, kedutan dan malas untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Jennifer Chan, ahli neuroendokrinologi dari University of Pennsylvania melakukan pengamatan pada tikus jantan.

Baca: Link Siaran Langsung Arsenal Vs West Ham di Piala Liga Inggris Malam Ini - Ulangan Pekan 17

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa stres pada tikus jantan dapat mempengaruhi sperma mereka dan juga keturunan mereka.

Efek ini bahkan masih terlihat setelah selang beberapa lama.

Hebatnya, penelitian dengan model tikus ini mengungkapkan bahwa jantan yang dibesarkan 3 bulan setelah bersinggungan dengan stress terus-menerus menghasilkan keturunan dengan reaktivitas stres yang berubah.

Hal ini menunjukkan efek yang bertahan lama.

Saat mengalami stres, ada tiga hormon dilepaskan yaitu adrenalin, kortisol, dan norepinephrine.

Namun, tidak semua stres sebenarnya buruk.

Halaman
12
Editor: Murhan
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved