Berita Kabupaten Banjar

Kabid Politik Kesbangpol Banjar Ini Harapkan Financial Bukan Penentu Pada Pemilu 2019

Telah menjadi rahasia umum puluhan juta hingga ratusan juta hingga milyaran rupiah dihabiskan caleg ataupun kepala daerah

Kabid Politik Kesbangpol Banjar Ini Harapkan Financial Bukan Penentu Pada Pemilu 2019
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
rapat koordinasi Panwaslu Banjar dengan stake holder 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Telah menjadi rahasia umum puluhan juta hingga ratusan juta hingga milyaran rupiah dihabiskan caleg ataupun kepala daerah untuk bisa menang dalam satu pemilu.

Modal financial yang cukup besar ini pada pemilu mendatang diharapkan tidak lagi menentukan seseorang memenangkan pemilu.

Kabid Politik Kesbangpol Banjar Agus Siswanto mengatakan, diharapkan ke depan ini berlangsung pemilu yang demokratis, jujur adil dan berintegritas.

Dengan pelaksanaan pemilu yang demikian, akan dihasilkan pemimpin yang berkualitas.

Baca: Bingung! Kok Ada Angka 1681 di Tanda Tangan Presiden Joko Widodo, Apa Maksudnya Ya?

"Selama ini, kekuatan financial menjadi penentu keberhasilan seaeorang untuk bisa duduk di legislatif. Namun, kami berharap pemilu mendatang financial tidak lagi menjadi penentu,"ujar Agus Siswanto di gelaran rapat koordinasi Panwaslu Banjar dengan stake holder, Rabu (20/12).

Dalam rapat koordinasi itu hadir Ketua Panwaslu Banjar Ramliannoor dan juga Ketua KPU Banjar Fajri Tamjidilah serta pengurus parpol di Kabupaten Banjar.

Sebenarnya ada tiga komponen modal dasar dalam sebuah pemilu yakni financial, sosial dan networking.

Dari tiga komponen ini, Dia berharap financial tidak lagi berada di urutan teratas.

Dia mengharapkan sosial dan networking yang menentukan.

Baca: Astaga! Dewi Perssik Labrak Suaminya saat Minta No Telepon Wanita Cantik Ini, Kamu Keganjenan!

Misalkan saja, seseorang yang hendak duduk di legislatif diharapkan Dia lebih banyak bersosialisasi ke konstituennya.

Begitu pula networking calon legislatif membangun jaringan networking di partainya.

"Jadi kita berharap ke depan ini rangkingnya itu sosial dan networking yang teratas. Sedangkan Financial tetap ada tetapi diurutan terbawah. Ibarat mesin, untuk menggerakkan mesin fimancial tetap ada. Cuma komposisinya financial bukanlah diurutan teratas," ungkap Agus.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved