Komunitas Duta Wisata Banua Gaungkan Wisata Pacuan Kerbau Rawa HSU

"Kami akan berusaha menemui Bupati HSU dan pejabat instansi terkait setempat untuk menghidupkan kembali pacuan kerbau rawa," tandas Helda.

Komunitas Duta Wisata Banua Gaungkan Wisata Pacuan Kerbau Rawa HSU
istimewa
Pacuan kerbau rawa di Kabupaten HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selama ini ada anggapan Nanang dan Galuh (Naga) tugasnya hanya membawa baki dan mengalungkan bunga kepada para tamu pada acara resmi pemerintahan. Padahal peran mereka cukup luas terutama di bidang budaya dan kepariwisataan.

Anggapan tersebut kini berusaha diluruskan oleh Naga Kalsel. Caranya, mereka membentuk Komunitas Duta Wisata Banua yang beranggotakan Naga Kalsel 2017 dan kalangan duta-duta lainnya.

Naga yang tergabung dalam pendampingan kelompok sadar wisata tersebut di antaranya Muhammad Isa, Diahnisa, M Anwari Fidrduas, Muhammad Rauhan, Livia Ramadanti, Gigih, Rolita Sisca, Audina, Helda, Elis, Dayat, dan Maria.

Langkah awal sebelum melakukan aksi ke lapangan, mereka diberi bimbingan oleh pejabat Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan (Kalsel) di Hotel Nasa, 14-15 Desember. Materinya berupa peningkatan SDM kepariwisataan.

Setelah itu Komunitas Duta Wisata Banua membentuk kelompok. Lalu, menyusun program untuk menata, mempercantik, dan mempromosikan destinasi obyek wisata yang ada di Kalsel.

Kelompok dibagi tiga yang terdiri Galuh Kalsel 2017; Helda, Nanang Gigih, Dayat dan Maria yang akan mengangkat destinasi obyek wisata di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

"Di HSU cukup banyak destinasi yang potensial untuk memancing turis asing dan lokal datang berkunjung. Di antaranya Candi Agung dan pacuan kerbau rawa,” ucap Helda, Rabu (20/12/2017).

Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, ini mengatakan beberapa tahun terakhir event pacuan kerbau rawa di HSU tak pernah digelar. Lalu, ada juga tempat bersejarah seperti Candi Agung dan Candi Laras yang memiliki historis sejarah Kerajaan Negara Dipa, Telaga Darah, Putri Junjung Buih.

"Kami akan berusaha menemui Bupati HSU dan pejabat instansi terkait setempat untuk menghidupkan kembali pacuan kerbau rawa," tandas Helda.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Kamis (21/12/2017).

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help