Berita Banjarmasin

Mengharukan, Usai Kunjungi Pustarda Anak Panti Ini Punya Angan Miliki Perpustakaan

Ya, pada Rabu (20/12) mereka mendapat kesempatan berkunjung ke Perpustakaan Daerah Kalsel, Jl Ahmad Yani Km6 Banjarm

Mengharukan, Usai Kunjungi Pustarda Anak Panti Ini Punya Angan Miliki Perpustakaan
banjarmasinpost.co.id/salmah
Anak Panti Asuhan saat mengunjungi Perpustaan Daerah Provinsi Kalsel di Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengalaman pertama ke perpustakaan sangat memberi berkesan bagi 38 anak Panti Asuhan Pondok Pesantren Ibnu Ruslan Asyafiiyah, Malintang, Gambut, Kabupaten Banjar.

Ya, pada Rabu (20/12) mereka mendapat kesempatan berkunjung ke Perpustakaan Daerah Kalsel, Jl Ahmad Yani Km6 Banjarmasin.

Tatkala diajak ke ruang baca anak di lantai dasar, mereka begitu senang dengan suasananya. Berpendingin udara, lantai karpet dan matras juga ada mainan.

Sejumlah buku bacaan mereka ambil dari rak. Namun buku itu hendak langsung dibawa pulang. Mungkin dipikir mereka semua buku gratis, seperti sebelumnya mereka mendapat hadiah satu buku per anak dari penerbit Yusuf Agency di bazaar buku Palnam Book Super Sale.

Baca: Kunjungi Perpustakaan, Anak Panti Asuhan Ruslan Asyafiiyah Antusias Pilih Buku Gratis

Baca: Cerita Pilu TKW! Sengaja Merekam Aksi Bejat sang Majikan yang Ingin Memperkosanya

Petugas ruang baca anak, Erry Kurniawan kemudian menjelaskan bahwa perpustakaan adalah tempat dan sumber ilmu pengetahuan. Boleh membaca buku dan memanfaatkan internet gratis sebagai sumber informasi dan ilmu.

Dijelaskan pula oleh petugas lainnya, Husnul Khatimah, jika ingin pinjam buku untuk dibawa pulang harus mendaftar dengan mengisi biodata dan membuat kartu anggota dengan berfoto di sana.

Baca: OTT Dua Pejabat Pemko Palangkaraya, Polisi Sita Uang Rp 30 Juta, Begini Kronologisnya

Kabid Layanan dan Pembinaan serta Kabid Pengolahan dan Kasi Layanan juga memberi penjelasan kepada pengurus panti yang mendampingi anak-anak.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Hj Nurliani, mengatakan, anak-anak tersebut juga menyampaikan keinginan memiliki perpustakaan di panti asuhan mereka.

"Semoga saja kami bisa ujudkan dengan kerjasama pihak panti sekaligus ponpes tersebut, sehingga mereka dapat merasakan dunia ilmu seperti anak-anak lain di perkotaan," ungkapnya. (*)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help