Berita Banjarbaru

PDAM Intan Banjar Gelar Pelatihan Pengendalian kehilangan air (nrw) PDAM se-Kalsel, Ini Tujuannya

Pelatihan pengendalian kehilangan air (nrw) PDAM se Kalimantan Selatan digelar kerjasama Perpamsi Kalsel dan PDAM Intan Banjar.

PDAM Intan Banjar Gelar Pelatihan Pengendalian kehilangan air (nrw) PDAM se-Kalsel, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Peserta Pelatihan pengendalian kehilangan air (nrw) PDAM se Kalimantan Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pelatihan pengendalian kehilangan air (nrw) PDAM se Kalimantan Selatan digelar kerjasama Persatuan perusahaan air minum seluruh Indonesia (Perpamsi) DPD Kalsel dengan PDAM Intan Banjar.

Direktur Akademi teknik Tirta Wiyata Magelang, Yayasan pendidikan Tirta Dharma Pamsi H Awaluddin Setya aji yang jadi instruktur pada pelatihan itu mengatakan metode yang digelar memang tak hanya teori tapi praktek langsung di lapangan.

"Kehilangan air baik fisik maupun non fisik harus ditangani, kami ajarkan metode dan penerapannya di lapangan. Kehilangan air satu tetes pun berpengaruh harus dideteksi dan cepat ditangani," katanya.

Baca: BREAKINGNEWS: OTT Tipikor Polda Kalteng, Tangkap Seorang ASN Perumahan Pemko Palangkaraya

Baca: OTT Dua Pejabat Pemko Palangkaraya, Polisi Sita Uang Rp 30 Juta, Begini Kronologisnya

Kabag humas PDAM Intan Banjar, M Azwar didampingi Direktur teknik PDAM Intan Banjar Said Umar mengatakan pelatihan diikuti sebanyak 32 peserta se Kalsel. Untuk membentuk sumber daya manusia yang makin unggul dan profesional dalam atasi pengendalian kehilangan air (nrw).

Dibuka pada 18 Desember 2017, jadi hal membanggakan karena saat pembukaan dan pelatihan hari pertama langsung ditinjau dan diaprediasi Direktur PDAM Intan Banjar Syaiful Anwar, Bupati Banjar H Khalilurrahman dan

Walikota Banjarbaru Nadjmi adhani. Kegiatan pelatihan berakhir 20 Desember 2017.

"Peserta didominasi orang teknis. Diikuti perwakilan peserta dari PDAM tanjung, Kotabaru, Balangan, HSU, Tanbu, HSS. Penting, Bila kehilangan air bisa dikendalikan akan berpengaruh pada pelayanan, pendapatan dan jadi indikator penilaian kinerja," kata Azwar. (*)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved