Berita Banjarmasin

Berpeluang Tampil di Asian Games 2018, Muchlis Kembali Bersemangat Latihan

Usai membela Kalsel di PON XIX 2016, pendayung kelahiran 1991 sempat istirahat panjang kemudian fokus untuk melatih.

Berpeluang Tampil di Asian Games 2018, Muchlis Kembali Bersemangat Latihan
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Parmadi latihan setiap hari di Sungai Andai Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Atlet dayung Kalimantan Selatan Muhclis lebih giat lagi berlatih dari pada tahun sebelumnya.

Itu dilakukan mantan pendayung Kalsel peraih tiga emas di Asian Games di China 2010 tersebut untuk persiapan diri sewaktu-waktu mendapat panggilan Pengprov PODSI Kalsel menghadapi babak kualifikasi PON XX Papua.

Usai membela Kalsel di PON XIX 2016, pendayung kelahiran 1991 sempat istirahat panjang kemudian fokus untuk melatih.

Namun Muchlis kembali bersemangat latihan setelah mendengar dibukanya kembali kategori Dragon Boat yang tidak berlakukan batasan usia buat atlet.

"Saya dengar informasi dari teman-teman pelatnas kategori canoeng dan kayak atlet maksimal kelahiran 1992 tetapi untuk kategori dragon boat batasan usia 1991. Artinya saya masih bisa ikut bertanding," kata Muchlis.

Baca: Waduh! Baru Dua Hari Munaslub, Sudah 350 Orang Kader Golkar Sakit, 50% Terserang Penyakit Ini

Baca: Malas Latihan, Atlet Loncat Indah Kalsel Peraih Perunggu di PON Jabar Diminta Kembalikan Insentif

Baca: Kisah Memilukan, Ayah Masuk Penjara karena Lindungi Anaknya yang Dicabuli Predator

Baca: Pidato Umar bin Khatab Ketika Jadi Khalifah Ini Menggetarkan, Janjinya Pemimpin Amanah

Muchlis mengatakan, keinginannya yakni ingin kembali membela dayung Timnas Indonesia di Asian Games Indonesia 2018.

Donny Wirawan Sekretaris PODSI Kalsel mengatakan, pihaknya belum menerima surat ederan untuk persyaratan atlet dayung khusus dragon boat tersebut.

"Sebagai pengurus kami sangat senang kalau PB PODSI membolehkan pendayung kelahiran 1991 karena Kalsel punya banyak pendayung kelahiran 1991 salah satunya Muchlis," kata Donny Wirawan.(*)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help