Liga Indonesia

Bagaimana PSSI Menyikapi Aturan Marquee Player?

Beberapa tim Liga 1 sedang menanti keputusan penting tersebut karena berencana merekrut pemain bintang berstatus marquee player.

Bagaimana PSSI Menyikapi Aturan Marquee Player?
KUKUH WAHYUDI/BOLA /JUARA.NET
Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI Periode 2016-2020 pada Kongres PSSI di Hotel Mercure, Jakarta, Kamis (10/11/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi belum bisa memastikan apakah aturan marquee player akan tetap diberlakukan pada kompetisi musim 2018.

Beberapa tim Liga 1 sedang menanti keputusan penting tersebut karena berencana merekrut pemain bintang berstatus marquee player.

Edy menyebut bahwa PSSI akan melakukan evaluasi, apakah marquee player menguntungkan secara bisnis.

"Nanti kami akan membahas itu. Marquee player adalah salah satu motivasi industri stasiun televisi," kata Edy, di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

"Apakah rating naik? Nanti kami evaluasi, naik tidak dengan adanya marquee player," ucapnya menambahkan.

Jika hasil evaluasi menunjukkan bahwa aturan marquee player terbukti menguntungkan, Edy berjanji akan melanjutkannya.

"Kalau hasil evaluasi nanti baik, kami tambah bila perlu. Semakin banyak duit, semakin bagus," tandasnya.

Sebanyak 15 tim dari 18 tim peserta Liga 1 musim 2017, merekrut pemain berstatus marquee player.

Hanya tiga tim yang tidak merekrut marquee player, yakni Perseru Serui, Persipura Jayapura, dan Persegres Gresik United.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved