Berita Hulu Sungai Selatan

Hanya 10 Menit, Rakit Ban Evakuasi Korban Banjir Selesai Dibikin, Ini Kata Kapolres HSS

Alat itu dirakit dari ban dalam bekas mobil dum truk dan kayu bekas sehingga menjadi sebuat rakit yang bisa membawa orang.

Hanya 10 Menit, Rakit Ban Evakuasi Korban Banjir Selesai Dibikin, Ini Kata Kapolres HSS
aprianto
Polsek Padang Batung membuat peralatan sederhana dengan bahan bekas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya banjir di wilayah Kecamatan Padang Batung dan sekitarnya, Polsek Padang Batung membuat peralatan sederhana dengan bahan bekas.

Alat itu dirakit dari ban dalam bekas mobil dum truk dan kayu bekas sehingga menjadi sebuat rakit yang bisa membawa orang.

Dua ban ukuran besar dengan ukuran satu meter ini dirakit dengan kayu bekas membentuk seperti perahu sederhana yang bisa mengapung.

Ban dan kayu diikat sedemikian rupa. Supaya menyatu dan bisa mengapung di atas air. Meski sederhana, peralatan ini diharapkan bisa membantu korban musibah banjir.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kapolsek Padang Batung IPTU Imam Suryana mengatakan bahwa rakit ban itu bisa dibuat dengan cepat. Hanya memerlukan waktu sekitar 10 menitan.

"Rakit evakuasi banjir ini hanya bisa digunakan untuk mengevakuasi banjir untuk wilayah pemukiman penduduk yang mengalami kebanjiran," katanya, Jumat, (22/12).

Ide membuat rakit ban itu muncul seiring pengalaman dan tugasnya sebagai anggota kepolisian yang pernah dinas di daerah rawa dan banyak sungainya.

"Perahu karet di sini kan sangat terbatas. Rakit ban evakuasi banjir ini selain bisa dibikin cepat juga murah untuk biaya operasionalnya. Semua bahan dari barang bekas," jelasnya.

Dalam satu rakit ban itu, bisa membawa tiga sampai lima orang saat melakukan evakuasi korban kebanjiran di wilayah pemukiman penduduk (rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help