Berita HSU

Pedagang Ogah Pindah, Disperindag Bakal Gandeng Satpol PP untuk Relokasi Pasar

Pasalnya keberadaan mereka dianggap mengganggu pengguna jalan karena para pedagang berjualan di bahu jalan provinsi.

Pedagang Ogah Pindah, Disperindag Bakal Gandeng Satpol PP untuk Relokasi Pasar
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Diskoperindag dan Dinas Perhubungan serta Sekda Pemda HSU juga telah melihat kondisi dermaga yang bakal dijadikan tempat relokasi pedagang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah berencana dan melakukan sosialisasi ke pedagang subuh yang ada di Desa Pinang Habang Kecamata Amuntai Tengah untuk dilakukan relokasi.

Pasalnya keberadaan mereka dianggap mengganggu pengguna jalan karena para pedagang berjualan di bahu jalan provinsi.

Beberapa dinas terkait seperti Diskoperindag dan Dinas Perhubungan serta Sekda Pemda HSU juga telah melihat kondisi dermaga yang bakal dijadikan tempat relokasi pedagang. Setelah disepakati akhirnya pedagang diminta untuk pindah. Namun sayangnya sampai sekarang pedagang masih belum ada yang berpindah ke dermaga.

Aris salah satu warga Desa Pinang Habang mengatakan meskipun banyak pengguna jalan yang terganggu dengan adanya para pedagang namun warga sekitar terbantukan dengan adanya pasar tersebut karena lebih mudah untuk mendapatkan bahan makanan terutama ikan segar.

Baca: Roby Berharap BKN Akomodasi Formasi Khusus CPNS Guru Honor di Pedalaman

Selain harganya yang lebih murah, ikan yang dijual dipasar subuh Pinang Habang juga berkualitas baik. Tak heran jika jumlah pedagang dan pembeli terus bertambah.

Mengetahui rencana pasar subuh bakal dipindah ke dermaga Aris menyambut baik meskipun sepertinya cukup sulit. Karena pedagang khawatir tak akan lagi banyak pembeli. "Kalau dipinggir jalan memang mengganggu lalu lintas tapi pembeli mudah karena bisa sambil jalan," ujarnya.

Aris menambahkan jika memang dipindah sebaiknya seluruh pedagang bukan hanya penjual ikan namun juga penjual sembako dan sayuran. Ditempat barupun dibantu untuk ditata namun tidak dikenakan biaya.(*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved