Peserta Gowes Belatupan Part 2 di Tanahlaut Bakal Tapaki Gunung Eksotis Ini

Panorama alam yang tersaji juga dipastikan akan memuaskan dan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta gowes Belatupan Part 2 di Tanahlaut.

Peserta Gowes Belatupan Part 2 di Tanahlaut Bakal Tapaki Gunung Eksotis Ini
istimewa
Goweser The Polt Tanahlaut Cycling Club hobi tapaki trek menantang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gowes masih bakal menjadi olahraga favorit pada tahun 2018 mendatang. Bahkan, pada bulan pertama (Januari), ajang sepeda bergengsi bakal digelar di Kabupaten Tanahlaut (Tala).

Ajang gowes itu bertajuk Bersepeda di Alam Tuntung Pandang, Belatup Part 2. Event ini dihelat oleh The Power of Lintuhut atau biasa disingkat The Polt Tanahlaut Cycling Club pada 21 Januari 2018 mendatang.

Salah satu panitia, M Rodhy, mengatakan event gowes tersebut bakal berbeda dibanding ajang serupa yang dilaksanakan tahun sebelumnya. Bedanya selain menyangkut rute, juga dalam hal tantangan yang dipastikan lebih menantang.

"Pastinya jalurnya lebih menantang, lebih ekstrem dibanding Belatupan Part 1. Selain itu, kali ini panorama alamnya juga bakal lebih mendominasi jalur yang dilintasi peserta,” sebut Rodhy via telepon, Jumat (22/12/2017).

Panorama alam yang tersaji juga dipastikan akan memuaskan dan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Pasalnya treknya akan melintasi kawasan pegunungan yang sangat mashur keelokannya yakni Gunung Teletubis di wilayah Kecamatan Pelaihari.

Gunung Teletubis memang sangat terkenal sejak beberapa tahun lalu. Tempat ini berupa gugudan pegunungan dan perbukitan yang sangat luas yang terbalut rerumputan nan menghijau.

Sejauh mata memandang terlihat hamparan rumput yang hijau ranum menyelimuti gunung sehingga pemandangannya teramat eksotis.

Tempat itu menjadi salah satu destiansi wisata favorit pelancong di Kalimantan Selatan dan Tengah sejak beberapa tahun terakhir. Tiap akhir pekan, apalagi pada momen liburan, Gunung Teletubis selalu diserbu pelancong.

Lebih lanjut Rodhy menuturkan pihaknya juga menyiapkan trek menanyang untuk mengasah nyali. Di antaranya jalurnya melewati dua sungai , dua danau , dua gunung dan perkebunan jagung, sawah, karet, sawit, buah naga dan lainnya. "Jarak tempuhnya sejauh 25 kilometer," sebutnya.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Sabtu (23/12/2017).

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help