Berita Batola

Asprumnas Batola Siap Bangun Perumahan Bersubsidi Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) Kabupaten Barito Kuala (Batola)

Asprumnas Batola Siap Bangun Perumahan Bersubsidi Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
banjarmasinpost.co.id/fadly
Foto bersama pengurus Asprumnas dengan Wakil Bupati Barito Kuala H Rahmadian Noor usai acara pelantikan DPD Asprumnas Kabupaten Batola 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) Kabupaten Barito Kuala (Batola) masa bakti 2017-2022 dibentuk dan dilantik, Sabtu (23/12/2017) lalu.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekjen Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Asprumnas Prasetya Asmara Seno.

Dilantik kala itu, Hanafi Murjani sebagai Ketua DPD Asprumnas Batola. Hadir pula saat pelantikan Ketua DPW Asprumnas Kalsel, H Mukhtarum.

Asprumnas Batola diminta membuat perumahan layak huni, sehat dan aman, sesuai standar nasional. Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor yang turut hadir saat acara pelantikan di Aula Selidah tersebut.

"Tentu kami harapkan Asprumnas Batola yang baru saja dilantik mampu berkembang dan mensejajarkan diri dengan Asosiasi-asosiasi perumahan yang sudah eksis terlebih dahulu," kata Rahmadian Noor.

Baca: 3.000 Bayi ini Dimasukkan dalam Kotak, Semua Orang Menangis Saat Tahu Alasannya

Baca: Ingat! Malam Tahun Baru, Beberapa Ruas Jalan di Banjarmasin Akan Ditutup, Ini Lokasinya

Baca: Ada Apa ya? Objek Wisata Bukit Matang Keladan Mendadak Diserbu Polisi

Lanjutnya, diharapkan Asprumnas Batola bisa berkembang baik. "Bisa memberikan perumahan layak huni, sehat dan aman, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di Kabupaten Batola," tambahnya.

Pemkab Batola pun berjanji akan mempermudah dalam hal perijinan. "Kita sudah diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat untuk menyerderhanakan perijinan. Bahkan waktunya juga sudah ditentukan. Sejak mereka mengajukan perijinan untuk mendirikan kawasan pemukiman, itu dalam waktu 44 hari harus sudah terbit izinnya. Kalau dulu bisa berbulan bulan, tiga bulan atau lebih," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved