Berita Banjarbaru

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara, Ini Kata Seorang Pengamat

Pemindahan ibu kota negara Indonesia ke Kalimantan mendapat komentar dari dosen Fisip ULM, Fitriyadi.

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara, Ini Kata Seorang Pengamat
banjarmasinpost.co.id/milna sari
dosen Fisip ULM Fitriyadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemindahan ibu kota negara Indonesia ke Kalimantan mendapat komentar dari dosen Fisip ULM, Fitriyadi.

Menurutnya pemindahan ibu kota negara tak hanya memindahkan pusat pemerintahan namun juga harus pilar ekonomi.

Kondisi di Kalsel saat ini saja hanya menjadi wadah produksi perusahaan, bukan untuk pengambilan kebijakan strategis.

Terbukti banyak perusahaan masih memilih Jakarta sebagai head office.

Baca: Pernikahan Gubernur Kalteng dan Yulistra Ivo - Wah Rapat Pernikahan Sudah Digelar Pihak Keluarga

"Dalam hal ini bisa saja pilar-pilar perekonomian, sosial dan politik yang diserahkan ke daerah. Head office saja misalnya masih ada di Jakarta padahal aktivitas produksi ada di daerah," ujarnya saat dihubungi Senin (25/12/2017) malam.

Selain itu jika memang ingin melakukan pemerataan ekonomi, sosial dan politik bisa saja dengan menempatkan Kementrian di daerah tidak seperti sekarang semua Kementerian ada di Jawa termasuk Jakarta.
"Mungkin bisa di Kalimantan pusat pertambangan dengan itu Kementerian ESDM ditempatkan di Kalimantan, atau ada sentra perikanan di situ ditempatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan," tambahnya.

Baca: Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Pamer Foto Mesra dengan Yulistra Ivo

Terkait koordinasi tambahnya, bisa saja kan sekarang mengandalkan kecanggihan teknologi misalnya dengan video conference. Terlebih Jokowi tergolong presiden yang terbuka, tak harus koordinasi dilakukan secara langsung karena beliau melek teknologi.

Penulis: Milna Sari
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help