Ekonomi dan Bisnis

BUMN Singapura Lepas 73,8 Persen Saham Bank Danamon ke Mitsubishi

Saat ini, pelepasan saham tersebut telah memasuki tahap kesepakatan untuk perjanjian-perjanjian jual beli saham bersyarat.

BUMN Singapura Lepas 73,8 Persen Saham Bank Danamon ke Mitsubishi
Kontan
Ilustrasi ATM Bank Danamon 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Temasek, badan usaha milik negara (BUMN) Singapura akan melepas 73,8 persen sahamnya di PT Bank Danamon Tbk (BDMN) ke Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).

Saat ini, pelepasan saham tersebut telah memasuki tahap kesepakatan untuk perjanjian-perjanjian jual beli saham bersyarat.

Hal itu diungkapkan Tan Chong Lee, President & Head, South East Asia Temasek melalui rilis ke Kompas.com, Selasa (26/12/2017).

Menurut Tan Chong Lee, melalui Asia Financial Indonesia telah menjadi pemegang saham yang signifikan di Bank Danamon sejak tahun 2003 silam. Selama periode 2003-2017, Bank Danamon diklaim telah tumbuh secara signifikan.

"Seperti yang telah diumumkan oleh MUFG, kami telah memasuki tahap kesepakatan untuk perjanjian-perjanjian jual beli saham bersyarat dari saham kami yang berjumlah 73,8 persen," kata Tan.

Menurut dia, MUFG merupakan salah satu grup finansial terbesar di dunia yang memiliki jaringan yang kuat di Indonesia dalam bidang pembiayaan korporasi dan pembiayaan infrastruktur,.

Dengan demikian, MUFG berada pada posisi yang baik untuk memperkuat Bank Danamon dan membawa perseroan melangkah ke tahap pertumbuhan selanjutnya, yang selaras dengan tujuan-tujuan pembangunan dan pertumbuhan Indonesia.

Posisi Temasek

Pasca-pelepasan saham, Temasek akan tetap bekerja sama dengan MUFG, terutama untuk meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan utama perseroan, termasuk para nasabah dan karyawannya.

Tan menegaskan jika Temasek akan tetap berinvestasi di Indonesia, antara lain di berbagai sektor termasuk konsumen, real estate dan juga tren teknologi dan layanan keuangan yang sedang berkembang.

Dengan adanya reformasi regulasi dan pertumbuhan yang stabil, Temasek tetap optimisis terhadap peluang investasi di Indonesia, pungkasnya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help