SB Runners Kalsel Puas Kelilingi Bukit Matangkeladan

Salah seorang peserta, Dimas Permadi, mengaku senang mengikuti event tersebut meski sangat menguras tenaga bagi pemula seperti dirinya.

SB Runners Kalsel Puas Kelilingi Bukit Matangkeladan
istimewa
Komunitas South Borneo Runners Kalsel kompak mengikuti trail runners. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jarum jam menunjuk angka 19.00 Wita, Sabtu (23/12) malam. Sekitar 70 orang anggota Komunitas South Borneo Runners (SBR) dari Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, dan Pelaihari berkumpul untuk mengikuti trail runners Kalsel.

Usai makam malam, pencinta lari Banua tersebut sharing berbagai hal yang disampaikan oleh Trail Running Kalsel, SBR dan Yonif 623. Esok harinya, sekitar pukul 06.00 Wita, dimulai kegiatan inti yakni fun trail running sejauh lima kilometer.

Rutenya mengelilingi Bukit Matangkeladan di Desa Tiwinganlama, Kabupaten Banjar. "Setelah itu dilanjutkan pemberian 10 bak sampah kepada pengelola Taman Wisata Matang Keladan oleh Danyon 623 Letkol Mahmud," tutur Humas SBR Harry, Rabu (27/12/2017).

Kegiatan tersebut ditutup dengan aksi bersih-bersing di lingkungan Bukit Matang Keladan. “Kegiatan itu kami lakukan untuk mengenalkan apa itu trail running atau lari lintas alam,” tandas Harry.

Dikatakannya, event itu digagas oleh komunitas Trail Running Kalsel, Pelaihari Trail Runners, SB Runners, dan didukung Yonif 623 dan beberapa sponsor lainnya," sebut lelaki yang berprofesi sebagai penyiar radio ini.

Salah seorang peserta, Dimas Permadi, mengaku senang mengikuti event tersebut meski sangat menguras tenaga bagi pemula seperti dirinya.

"Saat di lokasi start saja sudah kelihatan medan yang akan dilalui cukup menantang seperti turunan dan tanjakan. Bahkan juga harus melewati sungai kecil yang lumayan deras airnya," ucap pelajar SMKN 1 Banjarmasin ini.

Ia menuturkan meski jarak tempuh cuma lima kilometer, tapi cukup melelahkan karena medannya yang sarat tantangan. Namun ia tetap semangat dan senang karena mengasyikkan.

"Dalam perjalanan saya sempat berhenti untuk menghela napas. Lalu, saat ada tanjakan saya sambil memegang lutut untuk membantu melangkah," paparnya seraya berharap event tersebut digelar tiap tiga bulan.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Kamis (28/12/2017).

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved