Jendela Dunia

Kesal, Uang Keluar Terlalu Banyak, Pria Ini Nekat Pukul Mesin ATM, Lalu Ini yang Terjadi

Michael Joseph Oleksik (23) dilaporkan oleh perusahaan keuangan Wells Fargo setelah terekam kamera pengawas

Kesal, Uang Keluar Terlalu Banyak, Pria Ini Nekat Pukul Mesin ATM, Lalu Ini yang Terjadi
New York Post
Michael Joseph Oleksik (23) ditahan atas tindak pengrusakan mesin ATM. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, COCOA - Kepolisian Florida menahan seorang pria atas tuduhan tindakan pengrusakan sebuah mesin ATM.

Michael Joseph Oleksik (23) dilaporkan oleh perusahaan keuangan Wells Fargo setelah terekam kamera pengawas tengah memukul-mukul layar mesin ATM pada 29 November 2017 lalu.

Dilansir dari New York Post, Oleksik juga dilaporkan sempat menelepon perusahaan pemilik mesin ATM dan melaporkan apa yang telah dilakukannya. Dia menelepon untuk meminta maaf karena telah merusak mesin ATM tersebut.

Baca: Toko Kartu Legendaris Hallmark Gulung Tikar, Pelanggan: Hati Saya Remuk

Oleksik mengaku dia merasa kesal setelah mesin ATM mengeluarkan jumlah uang yang tak sesuai dengan permintaannya.

Namun bukan karena jumlah uang yang keluar kurang dari yang diinginkan Oleksik, tapi justru karena uang yang keluar terlalu banyak.

"Tersangka terekam kamera pengawas di atas mesin ATM sedang memukul-mukul layar mesin tersebut. Dia juga dilaporkan telah menghubungi perusahaan pemilik ATM dan meminta maaf."

Baca: Sri Mulyani: Barang Pribadi Senilai Rp 6,77 Juta Bebas Bea Masuk

"Dia beralasan mesin ATM telah memberinya uang terlalu banyak dan hal itu membuatnya kebingungan. Dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan dengan kelebihan uang itu dan akhirnya merasa kesal kemudian memukul layar mesin ATM," kata petugas polisi kota Cocoa kepada Florida Today.

Atas kejadian itu, perusahaan pemilik mesin ATM akhirnya meminta polisi menahan Oleksik yang kini ditahan di penjara daerah Brevard, Florida.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help