Berita Tanahlaut

Gelombang Tinggi Itu Menelan Ahmad, Hanya Kapal Kosong yang Ditemukan

Seorang nelayan asal Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan, dikabarkan tenggelam

Gelombang Tinggi Itu Menelan Ahmad, Hanya Kapal Kosong yang Ditemukan
net
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seorang nelayan asal Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan, dikabarkan tenggelam, Sabtu (30/12/2017) sekitar pukul 09.30 Wita.

Informasi dihimpun, nama nelayan yang diduga ditelan gelombang perairan Tanjungdewa itu bernama Ahmad (33) warga RT 4 Desa Tanjungdewa.

Diketahui tenggelam, setelah empat rekannya yang bersamaan mencari ikan mengajak pulang ke pesisir pantai Tanjungdewa. Cuma mereka hanya menemukan kapal Ahmad.

Baca: Ini Curhatan Deddy Mizwar Setelah Bertemu Pengurus DPW PKS Jabar, Saya Terharu

Baca: Jadwal Live Liga Inggris Pekan ke-21 di beIN Sports, RCTI dan MNC TV, Peluang City Perpanjang Rekor

Baca: Penumpang Lion Pingsan di Kabin, Meninggal Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit, Ini Penyebabnya

Dugaan mereka, Ahmad tenggelam. Itu karena kondisi perairan Tanjungdewa tak bersahabat. Gelombang tinggi di lokasi perairan Tanjungdewa dan sekitarnya.

Ahyar, nelayan Desa Tanjungdewa mengatakan Ahmad kebiasannya mencari udang. Saat ini musim ikan peda atau ikan kecil sehingga turun melaut.

Baca: Keren, Kota Amuntai Punya Spot Baru Selfie, Malam Tahun Baru Bakal Semakin Meriah

Ahmad turun mencari ikan, kebiasaanya berangkat sendirian dengan kapalnya. Tapi di perairan jaraknya hanya 50 meter dari teman lainnya sesama nelayan.

Ahyar, mengaku sekitar 20 kapal nelayan Desa Tanjungdewa berupaya melakukan pencarian terhadap jasad Ahmad. Rekannya berharap korban masih selamat seusai kapal korban dihantam gelombang tinggi.

"Nelayan di Tanjungdewa memang tidak dilengkapi alat pelindung diri seperti pelampung. Paling jika terbalik menggunakan alat jiriken sebagai pelampung," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved