Kriminalitas Tanahbumbu

Kronologi Penangkapan 2 PTT Satpol PP Tanbu Pengedar Ineks, Sempat Terdengar Tembakan

Dua pegawai PTT Satpol PP Kabupaten Tanahbumbu harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedepatan menyimpan pil ekstasi

Kronologi Penangkapan 2 PTT Satpol PP Tanbu Pengedar Ineks, Sempat Terdengar Tembakan
man hidayat
Dua pegawai PTT Satpol PP Kabupaten Tanahbumbu harus berurusan dengan pihak kepolisian Satresnarkoba Polres Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dua pegawai PTT Satpol PP Kabupaten Tanahbumbu harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedepatan menyimpan pil ekstasi sebanyak 68 butir.

Kedua pelaku sempat ingin melarikan diri namun jajaran satnarkoba langsung meringkusnya.

Adalah Ambrianor alias Gondorng (35) warga Jalan Pelabuhan Speed Desa Sejahtera Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu bersama dengan rekannya Muhammad Bhirawa Anuraga alias Bowo (30) warga Jalan Transmigrasi Gang Anda Desa Bersujud Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Malam Ini: Live RCTI, Misi Man United Menebus Dosa

Baca: Tahun Baru 2018 - Doa yang Mungkin Cocok Dibaca Ketika Akhir dan Awal Tahun

Baca: Penumpang Lion Pingsan di Kabin, Meninggal Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit, Ini Penyebabnya

Keduanya ditangkap di Jalan Raya Batulicin depan SMPn 1 Batulicin atau seberang Samsat Batulicin pada Sabtu (30/12/17) sekitar pukul 03.30 wita.

Saat penangkapan, pelaku saat itu telah dihadang ketika jajaran Satnarkoba menerima laporan dari seorang warga.

Setelah mobil pelaku yang dimaksud melintasi Jalan Raya Batulicin di kelurahan Batulicin, satnarkoba langsung mengejarnya.

Saat sudah bisa melewati, polisi langsung memepet memotong jalan mobil pelaku agar berhenti.

Bukannya berhenti, mobil pelaku justru mundur setelah melihat polisi didepannya yang saat itu dikemudikan Bowo.

Tembakan peringatan langsung dilepaskan jajaran Satnarkoba, namun tak diindahkan. Hingga akhirnya mobil pelaku dikepung dari depan dan belakang. Polisi langsung mendekati mobil pelaku.

Saat itu, polisi memeriksa kedua pelaku tapi tak ditemukan apa-apa.

Setelah diperiksa di sekitar mobil, ternyata ada sebuah bungkusan yang isinya tidak lain adalah ineks sebanyak 68 butir.

Awalnya, pelaku tak mengaku.

Setelah diinterogasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya itu dengan barang bukti yang sempat dibuangnya untuk menghindari polisi.

Namun terlambat sudah, polisi telah mengetahui hal itu.

Dari pengakuan pelaku, mereka baru datang mengambil barang dari Banjarmasin.

Pasalnya, hendak diedarkan ke Tanbu menyambut malam pergantian tahun.

"Saya menyesal. Ini karena pengaruh pergaulan makanya saya terpaksa menjual barang itu," kata seorang pelaku kepada penyidik Satnarkoba Polres Tanbu. (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help