Kriminalitas Tapin

Marta Mengaku Terpaksa Jual Miras di Tarantang

"Saya terpaksa jualan miras karena terbelit banyak utang," ucap Marta kepada polisi.

Marta Mengaku Terpaksa Jual Miras di Tarantang
ibrahim ashabirin
Satnarkoba Polres Tapin sita puluhan botol miras, Jumat (29/12/2017) pukul 23.30 Wita di Tarantang, Kecamatan Tapin Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Warga bernama Marta (38) ini hanya bisa pasrah saat minuman keras puluhan botol disita Satnarkoba Polres Tapin, Jumat (29/12/2017) pukul 23.30 Wita di Tarantang, Kecamatan Tapin Utara.

"Saya terpaksa jualan miras karena terbelit banyak utang," ucap Marta kepada polisi.

Dijelaskan Marta dirinya baru tiga bulan berjualan miras di Tarantang tersebut. Keuntungan jualan miras itu tipis kata Marta, keuntungan perbotolnya antara Rp 15 sampai 20 ribu, jelasnya.

Baca: Dapat 3 Botol, Polres Tapin Tak Puas Lalu Sita Puluhan Botol Minuman Keras dari Rumah Ini

Baca: Polisi Tapin Kaget Ada Perempuan Seksi di Kamar Khusus, yang Mereka Lakukan Bikin Sesek Dada

Kasat Narkoba Polres Tapin AKP Juwarto mengatakan penjual miras itu memperdagangkan miras tanpa izin dan dampak miras sering memicu tindakan kriminal, sehingga kami tertibkan. (Him)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved