Ummu Tak Izinkan Pembeli Mencoba Sebelum Membeli

Pernahkah kita membayangkan berapa orang yang telah meniup terompet yang kita beli untuk merayakan malam tahun baru?

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pernahkah kita membayangkan berapa orang yang telah meniup terompet yang kita beli untuk merayakan malam tahun baru? Sedikitnya, sebelum kita, pasti pembuatnya untuk mengetahui apakah terompet itu berbunyi atau tidak.

Di tengah menyebarnya penyakit difteri, muncul pesan berantai di media sosial yang meminta masyarakat untuk berhati-hati membeli terompet. Ini karena penyakit tersebut menular lewat air liur.

Baca: Begini Kondisi SPBU Pasca Terbakarnya Truk Tangki BBM, Rusak Parah!

Baca: Ada Rupiah dari si Pengganggu

BPost pun mendatangi seorang penjual terompet di Jalan A Yani Kilometer 3 Banjarmasin, Jumat (29/12). Ummu Salamah pun mengaku sering mendapatkan pesan berantai tersebut. Namun dia menyakini terompetnya aman dari penyakit tersebut.

“Kalau katanya menular lewat air liur dan berpengaruh terhadap penjualan terompet, saya tidak merasakan ada dampaknya,” ujar perempuan berusia 18 tahun tersebut.

Baca: Kronologi Kasus Pornografi Anggota DPRD Balikpapan, Berawal dari Berhubungan Badan di Hotel

Baca: Gila! Dokter Ini Penggal Kepala Bayi Saat Proses Persalinan, Ibu Tak Terima dan Tuntut Pihak RS

Ummu mengaku menjaga terompetnya agar tetap bersih. Bahkan dia mengaku selalu membersihkan terompetnya menggunakan tisu. Selain itu pada tempat meniup dilapisi plastik agar terhindar dari bakteri. Ummu pun tidak memperkenankan calon pembeli mencoba terompet sebelum terjadi kesepakatan harga.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help