Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Pencurian Madu Kalulut, Pelaku Beraksi Dengan Merusak Tutup Sarang Lebah

Korban pencurian Fauzi Rakhman (29) warga Desa Jatuh Kecamatan Pandawan, kepada petugas membeberkan bahwa pelaku beraksi

Pencurian Madu Kalulut, Pelaku Beraksi Dengan Merusak Tutup Sarang Lebah
aprianto
Sarang lebah kalulut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dua pelaku pencurian sarang lebah kalulut di Desa Jatuh Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) beraksi dengan cara merusak atap tutup sarang lebah.

Korban pencurian Fauzi Rakhman (29) warga Desa Jatuh Kecamatan Pandawan, kepada petugas membeberkan bahwa pelaku beraksi pada Jumat (29/12) sekitar pukul 23.00 wita.

Pelaku melakukan pencurian sarang lebah yang ada dibelakang rumahnya. Pelaku mengambil sarang lebah dengan cara melepas paku pelekat dan kemudian merusak atap tutup sarang lebah.

Setelah mengambil sarang lebah tersebut, selanjutnya pelaku membawa sarang madu tersebut dan menjualnya kepada saksi dengan harga Rp. 80.000.

Saksi yang merasa curiga karena harga yang terlalu murah membeli sarang lebah dan mencatat Nopol sepeda motor yang digunakan pelaku. Selanjutnya saksi pun memberitahukan kepada para peternak madu bahwa telah membeli sarang madu.

Mendengar kabar tersebut, korban bergegas mendatangi rumah saksi untuk mengecek sarang lebah tersebut. Setelah melihat langsung, sarang lebah tersebut memang milik korban yang telah dicuri.

Atas kejadian tersebut Korban mengalami kerugian Rp 500.000. Mengingat mahalnya harga jual sarang lebah kalulut.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo SIK melalui Kapolsek Pandawan Ipda Agus Mardiyanto mengatakan bahwa pelaku merusak atap tutup sarang lebah saat melakukan aksinya.

"Setelah mendapatkan data dan informasi, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua orang pelaku pencuri sarang lebah," katanya, Selasa, (2/1).

Mereka diamankan anggota Polsek Pandawan pada Senin (1/1) pukul 08.00 Wita tanpa ada perlawanan. Kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Pandawan untuk proses hukum lebih lanjut. (rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help