Berita Banjarmasin

Didiagnosa Sakit Kanker Payudara, Hasnawati Sempat Bingung Soal Biaya

Didiagnosa mengidap kanker payudara, Warga Batulicin, Hasnawati sempat merasa khawatir perihal pengobatan penyakitnya.

Didiagnosa Sakit Kanker Payudara, Hasnawati Sempat Bingung Soal Biaya
Istimewa
Didiagnosa mengidap kanker payudara, Warga Batulicin, Hasnawati sempat merasa khawatir perihal pengobatan penyakitnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Didiagnosa mengidap kanker payudara, Warga Batulicin, Hasnawati sempat merasa khawatir perihal pengobatan penyakitnya.

Namun melalui program BPJS Kesehatan, lantas ia pun mencoba mendaftarkan diri beserta keluarganya.

Menurut penuturan perempuan tersebut. proses pendaftaran menjadi peserta JKN yang merupakan program BPJS Kesehatan sangat mudah, cepat dan memiliki manfaat yang besar dibandingkan iuran yang dibayarkan setiap bulannya.

Selama kurang lebih satu tahun terakhir Hasnawati atau yang akrab dipanggil mama Dillah ini menjalani kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin. “Saya sangat terbantu menjadi peserta JKN-KIS.

Baca: Warga Binuang Rekam Hubungan Intim Dua Sejoli untuk Video Porno, Ternyata Ini Sosok Pemainnya

Hanya membayar Rp 51.000 setiap bulannya, semua biaya perawatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, saya tidak bisa membayangkan berapa banyak uang yang saya keluarkan sampai saat ini apabila berobat sebagai pasien umum,” ucap Hasnawati.

Meski selama ini banyak orang yang beranggapan salah dan menilai negatif terhadap BPJS Kesehatan, seperti yang paling sering di dengar Hasnawati ialah pelayanan kesehatan yang berbeda antara pasien umum dan pasien JKN-KIS, namun semua hal itu terbantahkan saat dirinya yang menggunakan pelayanan kesehatan tersebut.

Berdasarkan pelayanan yang dirasakan tidak ada perbedaaan apapun saat berobat menjadi pasien umum maupun menjadi pasien JKN-KIS.

Baca: Ramalan Peruntungan Anda di Tahun 2018, Pemilik Shio-shio Ini Paling Hoki di Tahun Anjing Tanah 2018

“Pelayanan peserta JKN-KIS itu nyaman dan mudah apabila sesuai prosedur, saya sendiri telah merasakan manfaatnya.” ucapnya.

“Program JKN-KIS itu bagus sekali karena hanya JKN-KIS lah yang bisa menolong pengobatan saya, jika tidak ada JKN-KIS saya belum tentu masih bisa bersama-sama keluarga hingga saat ini, terlebih saya didiagnosis kanker payudara” tambah perempuan berusia 48 tahun itu.

Rasa syukur tentunya perempuan itu ucapkan. Bagaimana tidak. Selama setahun pengobatannya, dan melalui gotong royong peserta JKN KIS lainnya, biaya pengobatan kanker payudara Hasnawati ditanggung oleh BPJS.

Selain itu ia berharap program tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat lain.

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help