Kriminalitas Kotabaru

Reskrim Polres Kotabaru Sita Barang Elektronik, Tidak Cantumkan Label Berbahasa Indonesia

Beberapa jenis barang elektronik langsung diamankan karena diduga keras tidak mencantumkan label berbahasa Indonesia.

Reskrim Polres Kotabaru Sita Barang Elektronik, Tidak Cantumkan Label Berbahasa Indonesia
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Anggota Sat Reskrim Polres Kotabaru saat melakukan pemeriksaan di toko Sinar Karya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Sebuah tokoh jalan Singabana, Kelurahan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, Rabu (3/1/2018) siang didatangi beberapa anggota reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Kotabaru.

Kedatangan anggota reskrim untuk melakukan pemeriksaan kegiatan perdagangan barang-barang elektronik yang dijual di toko Sinar Karya milik Fendi (33).

Alhasil pemeriksaan dilakukan anggota Sat Reskrim, ditemukan beberapa barang elektronik. berupa speaker, jam digital, vacum cleaner dan kipas angin.

Beberapa jenis barang elektronik langsung diamankan karena diduga keras tidak mencantumkan label berbahasa Indonesia.

Baca: Polres Banjar Gerebek Rumah Kontrakan di Sungai Ulin, Ditemukan Ganja Ditanam di Pot

Selain petunjuk penggunaan (manual) berbahasa Indonesia dan kartu jaminan/garansi purna jual berbahasa Indonesia yang diduga keras diperdagangkan. Berdasarkan hal tersebut dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto melalui Kasat Reskrim AKP Suria Miftah Irawan SIK membenarkan, dalam pemeriksaan kegiatan perdagangan di toko Sinar Karya diamankan beberapa jenis barang elektronik.

Antara lain empat buah jam digital merk ESA 1818, lima buah jam digital merk ESA 1819, satu buah jam digital merk ESA 6873, dua buah high power vacum cleaner 12 volt.

Baca: Warga Binuang Rekam Hubungan Intim Dua Sejoli untuk Video Porno, Ternyata Ini Sosok Pemainnya

Selain itu juga diamankan 141 buah twitter optimal op65, satu buah jam LED merk ESA, tiga buah kipas angin merk GSE, dan satu buah audio speaker merk rolinstone RL 4012.

Menurut Suria, setiap pelaku usaha dilarang memproduksi dan atau memperdagangkan barang yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tidak memasang label, tidak mencantumkan petunjuk penggunaan barang dalam bahasa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 1 huruf a, i dan j UU RI No 08 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Dan setiap pelaku usaha yang tidak menggunakan atau tidak melengkapi label berbahasa Indonesia pada barang yang diperdagangkan di dalam negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 Jo Pasal 6 ayat 1 UU RI no 07 tahun 2014 tentang Perdagangan.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Anggota Sat Reskrim Polres Kotabaru saat melakukan pemeriksaan di toko Sinar Karya.

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help