Melawan Konten Negatif

Wow, Ternyata Segini Harga Ais Mesin Penyaring Konten Negatif di Internet

Wow, Segini Harga Ais Mesin Penyaring Konten Negatif di Internet yang mulai beroperasi hari ini

Wow, Ternyata  Segini Harga Ais Mesin Penyaring Konten Negatif di Internet
Istimewa
Ilustrasi internet 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kominfo mulai mengoperasikan mesin pengais (crawling) konten negatif atau disebut Ais Rabu (3/1/2018).

Ais tak cuma bisa dimanfaatkan oleh Kominfo, melainkan juga lembaga-lembaga negara lain.

Misalnya saja BNN, BPOM, Kepolisian, dan pihak mana saja yang berkepentingan demi menjaga kesatuan negara.

"Misalnya untuk mendeteksi peredaran obat-obat terlarang, alat ini bisa dipakai BNN. Bisa juga Bawaslu pakai untuk urusan konten negatif yang berhubungan dengan Pilkada. Jadi yang menentukan take down atau tidak bukan kami, tetapi lembaga masing-masing. Kalau Kominfo yang benar-benar urgent seperti pornografi," kata Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Jumat (29/12/3017), di "War Room" Kominfo lantai 8, Medan Merdeka, Jakarta.

Baca: Ais Mesin Penyaring Konten Negatif Mulai Beroperasi Hari ini, Begini Cara Kerjanya

Baca: Inilah Ais Mesin Penyaring Konten Negatif di Indonesia, Hari ini 3 Januari 2018 Resmi Beroperasi

Baca: Link Live Streaming Liga Inggris Man City vs Watford Kick Off Pukul 03.00 WIB, Rekor Tak Terkalahkan

Ais ini merupakan mesin hasil lelang yang dibuka Kominfo pada Agustus lalu dan dimenangkan PT Industri Telekomunikasi (INTI). Harga penawaran yang diajukan PT INTI adalah Rp 198 miliar dengan harga terkoreksi Rp 194 miliar.

Adapun proses pembayaran proyek menggunakan mekanisme "lump sum".

Selain dengan Ais, pemberantasan konten-konten negatif di internet juga lewat pelaporan masyarakat di situs Trust Positif Kominfo.

Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved