Berita Kotabaru

Ini Penjelasan Kadis Kelautan dan Perikanan Soal Belum Tercukupi Jatah Solar Subsidi Nelayan

Nelayan di Pulau Sebuku, Pulaulaut Utara, Pulaut Timur beberapa nelayan dari kecamatan lainnya juga alami kesulitan BBM.

Ini Penjelasan Kadis Kelautan dan Perikanan Soal Belum Tercukupi Jatah Solar Subsidi Nelayan
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Muchran Rasyid 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Menyikapi kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar karena masih kurang jatah dari solar paker dialer nelayan (SPDN) dialami nelayan di Desa Rampa Cengal, Kecamatan Pamukan Selatan tidak ditepis Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Muchran Rasyid.

Bahkan diakui Muchran, selain nelayan di wilayah Rampa Cengal, persoalan serupa kerab dialami nelayan lainnya yang mendapatkan jatah BBM di SPDN di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Kotabaru.

Antara lain nelayan di Pulau Sebuku, Pulaulaut Utara, Pulaut Timur beberapa nelayan dari kecamatan lainnya.

Baca: Duh Kasihan, Nelayan Rampa Cengal Masih Kesulitan Dapatkan BBM Saat Melaut

Menurut Muchran, persoalan itu sudah pihaknya tindak lanjuti dengan meminta penambahan kuota kepada PT AKR perusahaan yang menyuplai BBM di PPI.

"Mereka (AKR) menerima saja. Hanya belum bisa tersalurkan," kata Muchran, Jumat (5/1/2018) dikonfirmasi di ruang kerjakanya.

Menjadi persoalan belum bisa tersalurkan karena terkendala armasa yang dimiliki PT AKR.

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help