BanjarmasinPost/

OTT KPK di HST

Bupati Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK: Pusat Kajian ULM Kaitkan dengan Mahalnya Mahar Politik

Menyikapi tindakan KPK yang melakukan OTT di Kalimantan Selatan, khususnya kepada Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Majid,

Bupati Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK: Pusat Kajian ULM Kaitkan dengan Mahalnya Mahar Politik
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
Pusat Kajian Anti Korupsi dan Good Governance (Parang) ULM gelar pers release menyikapi terjadinya OTT terhadap Bupati HST, Jumat (5/1/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menyikapi tindakan KPK yang melakukan OTT di Kalimantan Selatan, khususnya kepada Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Majid, Pusat Kajian Anti Korupsi dan Good Governance (Parang) ULM melakukan pernyataan sikap, Jumat (5/1/2018).

Dimana Parang yang dipimpin oleh Ahmad Fikri Hadin menggelar konfersi pers perihal penangkapan itu.

Baca: Pendaftaran CPNS Februari 2018! Simak Jumlah yang Dibutuhkan dan Tata Cara Serta Persyaratannya

Hadin mengatakan OTT terhadap Abdul Majid membuat rekot OTT di Bumi Lambumg Mangkurat pada awal tahun 2018.

Ini sudah terjadi kedua kali, yakni sebelumnya KPK melakukan OTT pada mantan Direktur PDAM Bandarmasih.

Baca: Komentar Warga Barabai Terkait OTT Bupati Hulu Sungai Tengah Oleh KPK, Mayoritas Bela Abdul Latif

Baca: Makna Acungan Jempol Bupati Hulu Sungai Tengah Saat Akan Ditahan KPK

Baca: Polisi Analisa CCTV Dua Hotel di Bandung Diduga Lokasi Video Mesum 2 Bocah Dengan Tante-tante

Baca: Mulai Terkuak, Siapa Sebenarnya Bocah di Video Mesum Bersama Tante-tante di Hotel

Terjadinya OTT yang mereka sebut sebagai OTT di Kalsel jilid dua ini yakni karena perlunya mahar politik, memberi suara saat Pilkada dan menyogok panitia.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help