Berita Balangan

Korban Tenggelam di Desa Galumbang Akhirnya Ditemukan di Tempat Ini

Tepat pukul 16.00 Wita, korban tenggelam atas nama Muhammad Nor Ifansyah (32), akhirnya ditemukan oleh tim gabungan

Korban Tenggelam di Desa Galumbang Akhirnya Ditemukan di Tempat Ini
HO/Polsek Juai
Korban tenggelam di Desa Galumbang, Juai, Balangan akhirnya ditemukan tim gabungan tak jauh dari lokasi kejadian, Sabtu (6/1/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Tepat pukul 16.00 Wita, korban tenggelam atas nama Muhammad Nor Ifansyah (32), akhirnya ditemukan oleh tim gabungan dibantu masyarakat.

Informasi dihimpun, Sabtu (6/1/2018) korban ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

Kasi Kedaruratan BPBD Balangan, Muhammad Syuhada membenarkan korban tenggelam sudah ditemukan.

"Iya sudah ditemukan, tak jauh dari TKP, korban dibawa ke rumah sakit Balangan," ujarnya.

Baca: Bupati HST Abdul Latif Baru Satu Minggu Menikah dengan Wanita Barabai Sebelum Terkena OTT KPK

Baca: Kronologi Tenggelamnya Pemuda Noor Ifansyah di Sungai Desa Galumbang

Baca: Sayang Ibu, Ini Pesan Bupati HST Abdul Latif kepada Ajudan Sebelum Dibawa KPK ke Jakarta

Baca: Ganti Dashboard Truk, Pria Ini Harus Berurusan dengan Hukum, Ini Nilai Kerugian Perusahaan

Diberitak sebelunya,  seorang pemuda tenggelam di Desa Galumbang, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalsel, menggegekan warga setempat.

Supri, warga Juai, Sabtu (6/1/2018), kepada BPost Online mengungkapkan kronologi kejadian yang beredar di lapangan bahwa korban sebelum tenggelam sempat ke Pasar Halong bersama rekan-rekannya pulang.

Saat pulang melintas di Desa Galumbang lalu singgah di jembatan Galumbang ingin kencing, setelah itu ternyata korban tak ada lagi.

"Korban bersama teman-temannya pulang dari Pasar Halong, namun karena temannya lebih duluan jadi pada saat korban singgah ingin kencing, setelah ditengok oleh teman-temannya sudah tak ada lagi," ujarnya.

Dilokasi kejadian setelah korban tidak ada, hanya terdapat sandal serta topi korban yang larut di sungai.

"Diduga korban tenggelam saat ingin kencing, saat ini belum ada tanda-tanda ditemukan, pencarian cukup sulit mengingat debit air mengalami kenaikan, serta keruh dan cukup deras," pungkasnya. (*)

Penulis: Elhami
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved