Home »

Techno

» News

Techno

Orangtua Waswas Maraknya Video Aksi Kekerasan di Media Sosial

Pengaruh berita hoax dan berita bernuansa provokasi dengan anjuran kebencian dan video tindak kekerasan marak di media sosial.

Orangtua Waswas Maraknya Video Aksi Kekerasan di Media Sosial
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pengaruh berita hoax dan berita bernuansa provokasi dengan anjuran kebencian dan video tindak kekerasan marak di media sosial.

Bahkan, hampir setiap hari ada saja aksi kekerasan yang dishare di media sosial sehingga membuat orang tua merasa was-was jika anaknya akan menirunya.

Ini semakin mencemaskan kalangan orang tua, yang memiliki anak pelajar yang memang suka melakukan komunikasi melalui media sosial.

Baca: Komentar Warga Barabai Terkait OTT Bupati Hulu Sungai Tengah Oleh KPK, Mayoritas Bela Abdul Latif

Baca: Pendaftaran CPNS Februari 2018! Simak Jumlah yang Dibutuhkan dan Tata Cara Serta Persyaratannya

Baca: Mulai Terkuak, Siapa Sebenarnya Bocah di Video Mesum Bersama Tante-tante di Hotel

Baca: Polisi Analisa CCTV Dua Hotel di Bandung Diduga Lokasi Video Mesum 2 Bocah Dengan Tante-tante

Baca: Ada yang Aneh dengan Kalender 2018, Kok Sama Persis dengan Tahun 1979, Ini Penjelasannya

Seperti diungkapkan, Sularti, warga Palangkaraya Sabtu (6/1/2018).

Ibu rumah tangga yang memiliki anak lima dan suka menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi mengaku resah ketika anaknya menunjukkan konten kekerasan.

"Anak saya kerap menunjukkan video isinya orang berkelahi dengan cara menjambak rambut atau menendang dan menampar ini, sangat mengkhawatirkan sekali, saya harap ini ada sensornya, karena bisa mempengaruhi perilaku anak," ujarnya. (TRIBUNKALTENG.com)

Penulis: Fathurahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help