Gedung Megah di Kampung

Hiii, Lokasi Gedung Mewah Bergaya Eropa Klasik di Tabalong Dulunya Ini

Bagi yang dulu pernah ke Desa Saradang kecamatan Haruai dan baru sekarang ke situ lagi pasti akan dibuat kaget dan kagum.

Hiii, Lokasi Gedung Mewah Bergaya Eropa Klasik di Tabalong Dulunya Ini
BANJARMASINPOST.co.id/dony usman
Kantor PT Conch, Tabalong, Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Bagi yang dulu pernah ke Desa Saradang kecamatan Haruai dan baru sekarang ke situ lagi pasti akan dibuat kaget dan kagum.

Setidaknya pengalaman ini pernah dirasakan Damiri, warga Kota Tanjung yang baru beberapa bulan lalu melihat langsung lokasi PT Conch.

Dirinya mengaku sangat dibuat kaget dan berdecak kagum ketika melihat bangunan-bangunan yang ada di perusahaan semen tersebut.

"Dulu sepengatahuan saya di sana hanya hutan atau kebun, jadi kaget juga saat lihat perkembangannya saat ini, banyak bangunan dengan desain yang wah," kata ayah beranak tiga ini, Minggu (7/1/2018).

Baca: Wow! Gedung Megah Gaya Eropa Klasik Ada di Pelosok Kampung di Kalimantan Selatan, Ini Pemiliknya

Selain desain yang sangat megah, dirinya juga mengaku sempat masuk ke bagian dalam dua gedung yang cukup menarik desainnya.

Kantor PT Conch di Tabalong, Kalsel. Foto dirilis Minggu (7/1/2018)
Kantor PT Conch di Tabalong, Kalsel. Foto dirilis Minggu (7/1/2018) (BANJARMASINPOST.co.id/dony usman)

Menurutnya, selain penampakan dari luar yang sangat bagus, bagian dalam juga dilengkapi fasilitas dan interior yang bagus.

"Serasa tidak berada di desa, apalagi tulisan-tulisan juga banyak yang dalam bahasa Tiongkok," katanya.

Baca: KPK Geledah 4 Lokasi Terkait OTT Bupati dan Ketua Kadin HST serta Pengusaha Donny Witono

Baca: Sebelum Jadi Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif Pernah Masuk Penjara Kasus Korupsi

Baca: Heboh Mobil Mewah Bupati HST, Ini Daftar Selebriti Indonesia yang Juga Memiliki Mobil Serupa

Diketahui, kawasan yang sekarang menjadi lokasi berdirinya perusahaan semen itu dulunya memang masih hutan dan kebun.

Ketika itu, jika malam hari kawasan tersebut terlihat seram karena dikeliling hutan sehingga gelap.

Tak heran, jarang sekali warga berani melintas jika malam hari di tempat tersebut.\

Namun, siapa sangka kini kawasan itu berkembang setelah adanya investor asal Tiongkok yang membuka perusahaan semen. (BANJARMASINPOST.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help