Coutinho ke Barcelona, Pochettino Sebut Bukti Kegagalan Klub Menjalin Hubungan dengan Pemain

Coutinho kini telah resmi bergabung dengan Barcelona setelah Liverpool rela melepasnya dengan transfer sebesar 142 juta pounds

Coutinho ke Barcelona, Pochettino Sebut Bukti Kegagalan Klub Menjalin Hubungan dengan Pemain
LINDSEY PARNABY/AFP
Gesture pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, di laga Liga Inggris melawan Newcastle United di Stadion Saint James' Park, Newcastle, Minggu (13/8/2017) malam WIB. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kepindahan gelandang Philippe Coutinho dari Liverpool FC ke FC Barcelona sebagai salah satu contoh kegagalan klub menjalin hubungan dengan para pemain.

Demikian komentar manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Coutinho kini telah resmi bergabung dengan Barcelona setelah Liverpool rela melepasnya dengan transfer sebesar 142 juta pounds (sekitar Rp 2,6 triliun).

Padahal, Liverpool tidak pernah berniat menjual Coutinho dengan harga berapa pun karena sang pemain merupakan bintang utama di dalam skuatnya.

Hal ini menunjukkan bahwa bukan pekerjaan yang mudah untuk mempertahankan pemain bintang untuk tetap bertahan.

Selain Coutinho, Pochettino pun memberi contoh pemain besar lainnya yang memilih hengkang ke klub lain seperti Cristiano Ronaldo di Manchester United, Zinedine Zidane di Juventus, dan Luis Figo di Barcelona.

Baca: Hasil Piala FA - Tottenham Hotspur Menang Telak 3-0 Kontra League One

"Saya pikir ini adalah contoh besar seperti apa bisnis yang ada di sepak bola dan betapa sulitnya bagi klub untuk mempertahankan pemain terbaik mereka," kata Pochettino seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

"Secara historis, Liverpool adalah salah satu klub terbaik di dunia. Namun, melihat pemain seperti Coutinho ingin pergi, artinya memang sulit untuk mempertahankan pemain terbaik," tuturnya.

Selain itu, Pochettino juga menilai bahwa permintaan langsung Coutinho kepada Liverpool untuk dijual ke Barcelona menunjukkan sang pemain tidak memiliki keterikatan yang kuat dengan klub yang seharusnya bisa dijalin dengan baik oleh setiap manajer.

"Sangat penting memerhatikan bagaimana cara Anda merawat pemain dan menjalin hubungan interpersonal sebagai manusia dalam menciptakan sebuah proyek yang dapat membuat para pemain merasa nyaman dan bahagia bersama Anda," ucap Pochettino.

Baca: Piala Dunia 2018 - Pindahnya Coutinho ke Barcelona, Timnas Brasil Diuntungkan

Meski demikian, bukan berarti hal seperti ini tidak pernah terjadi kepada Tottenham Hotspur selama masa kepemimpinan Pochettino.

Selain kehilangan Gareth Bale pada awal 2013-2014 saat Pochettino baru bergabung, dirinya juga kehilangan kesetiaan dari bek sayap Kyle Walker pada awal musim ini yang memilih hengkang ke Manchester City.

Berita ini bisa juga dibaca di BolaSport.com

Editor: Halmien
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help