Berita Banjarmasin

Hermansyah Minta Taksi Online tak Beroperasi Sampai Februari, Masih Nekat Ini Sanksinya

WAKIL Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, meminta semua taksi online tak beroperasi sampai menunggu peraturan gubernur

Hermansyah Minta Taksi Online tak Beroperasi Sampai Februari, Masih Nekat Ini Sanksinya
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Demo ratusan sopir taksi kuning, Senin (8/1/18) siang di kantor Balai Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - WAKIL Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, meminta semua taksi online tak beroperasi sampai menunggu peraturan gubernur (pergub) soal operasional taksi online pada Februari ini.

"Semua taksi online di Banjarmasin tak boleh beroperasi sampai terbitnya pergub. Bila taksi online tetap nekad beroperasi, silakan catat dan laporkan nopol taksi Online ke polisi" kata Hermansyah saat menemui para ratusan sopir taksi kuning polos yang menggelar aksi demo, Senin (8/1/2018) siang.

Baca: Heboh Beras Bulog Diselewengkan, Kapolda Cek Gudang Distributor Trisakti Temukan Ini

Baca: Rumah Ini Digerebek karena Cetak Uang Palsu, Ketahuan Polisi Gara-gara Ini

Baca: Biji Karet yang Tak Pernah Dilirik Itu Menjelma Jadi Penganan di Tangan Para Siswa Kreatif Ini

Baca: Balaikota Dipenuhi Para Sopir Taksi Kuning dan Menuntut Pemko Melakukan Ini

Menurut Hermansyah, ketaatan dari para sopir taksi online yang mau tidak beroperasi hingga Februari ini bisa mendukung kestabilan situasi daerah.

Ditambahkan Hermansyah, soal kewenangan menutup aplikasi taksi online itu Pemprov Kalsel saat ini. Bukan kewenangan dari Pemko Banjarmasin.

"Jadi semua pihak kita harapkan bersabar sampai terbitnya Pergub pada Februari ini" katanya.

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved