Ekonomi dan Bisnis

Pengusaha UKM Ini Sempat Gonta-ganti Kemasan, Akhirnya Ke PT GWK

Adapun kue yang rutin diproduksi diantaranya kue sagu cap Diva Cookies yakni dalam seminggu tiga kali, rata-rata sekali produksi 50 kotak.

Pengusaha UKM Ini Sempat Gonta-ganti Kemasan, Akhirnya Ke PT GWK
banjarmasinpost.co.id/hasby
Pengusaha kue Fatma Ariyanti penuh keyakinan dalam menjalankan usaha membuat kue yang dijalaninya memiliki prospek bagus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID — Fatma Ariyanti penuh keyakinan dalam menjalankan usaha membuat kue yang dijalaninya memiliki prospek bagus. Memulai usaha sejak 2013 lalu hingga sekarang masih tetap eksis.

Berlokasi di Jalan Karang Anyar 2 Kompleks Lutfina dan Jalan Karang Pandan No 21 Loktabat Utara Banjarbaru. Selain menerima pesanan kue basah dari roti siput pai, kue bolu sasirangan dan berbagai kue, juga memproduksi kue Rangai dan kue sagu merk Diva Cookies yang menjadi andalan.

“Saya menerima pesanan membikin kue ulang tahun, wadai satu susu dan kue basah lainnya. Kue rangai ini saya produksi baru di 2018, menggunakan bahan berkualitas dan kelapa muda,” katanya.

Dia menceritakan, awal memulai usaha pertama kali belajar secara otodidak membuat kue gumpal pisang hingga akhirnya bisa membuat berbagai kue modern dan kue tradisional khas Banjar.

Baca: IHSG Diperkirakan Menguat, Ini Saham Pendorongnya

Baca: Alamak, Harga Nila Goreng Rp 135 Ribu, Rumah Makan di Banjarbaru Langsung Viral, Ini Kata Warganet

Sempat mengalami kendala dalam hal soal kemasan, yakni berganti-ganti karena dirasa kurang sreg. Hingga akhirnya memproduksi di PT Grafika Wangi Kalimantan dan barulah dirasanya kemasan cocok dengan produknya.

Adapun kue yang rutin diproduksi diantaranya kue sagu cap Diva Cookies yakni dalam seminggu tiga kali, rata-rata sekali produksi 50 kotak. Dirinya dalam memproduksi kue yang menjadi produk andalan oleh-oleh itu dibantu tiga orang karyawan, sekali

Fatma bersyukur, pemasaran produksi sudah meluas bahkan sampai di luar Kalsel. Kue-kue Diva Cookies sudah tersedia di sentral oleh-oleh yang ada di Banjarmasin dan Banjarbaru.

Baca: Harga Komoditi Batu Bara Membaik, Sahamnya Pun Menghijau

Bahkan untuk kue kering, pemasarannya sampai ke Kalimantan Timur. Kini diera digital, pihaknya terus berusaha meluaskan pemasaran, dengan melalui media sosial seperti facebook, twitter dan Instagram.

“Menjadi harapan, tentunya ingin usaha lebih maju lagi dan ingin membuat terobosan-terobosan dengan membuat kue yang baru,” tambahnya.(*)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help