Kriminalitas Tanahbumbu

Barang Haram Itu Antar Dua Wanita Ini Menghuni Sel Tahanan Polres Tanahbumbu

Dua perempuan yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Barang Haram Itu Antar Dua Wanita Ini Menghuni Sel Tahanan Polres Tanahbumbu
istimewa
Rohimah alias Mega (45) warga Jalan citrawati gang sepakat Desa Sungai danau dan Winda Aulia warga jalan PLN Lama Desa Sungai Danau kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dua perempuan yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Dua perempuan ini kedapatan menjual sabu-sabu hingga akhirnya jajaran Satuan Resnarkoba polres Tanahbumbu meringkusnya.

Kini dua pelaku sudah mendekam di dalam sel jeruji besi milik Polres Tanahbumbu.

Mereka adalah Rohimah alias Mega (45) warga Jalan citrawati gang sepakat Desa Sungai danau dan Winda Aulia warga jalan PLN Lama Desa Sungai Danau kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu.

Baca: Astaga, Wanita Muda Ini Ternyata Pencuri, di Rumahnya Ditemukan Barang-barang Ini

Baca: Jokowi Dukung Susi Pudjiastuti Tenggelamkan Kapal Nelayan Asing, Tapi Tiga Orang Ini Tak Sependapat

Baca: Bintang Porno Belia Olivia Nova Ditemukan Tewas, Hanya Beberapa Bulan Setelah Pacarnya Bunuh Diri

Keduanya hanya bisa menyesali perbuatannya.

Namun penyesalan tersebut seakan tak berarti.

Pasalnya, kedua pelaku yang tersandung kasus sabu-sabu itu terancam pidana minimal 4 tahun.

Kedua pelaku ini ditangkap di rumah Winda pada Senin (8/1/18) sekitar pukul 19.00 wita.

Dimana saat itu pelaku sedang menunggu pelanggannya.

Baca: Beredar Video Pria Dikira Driver Online, Ditarik, Diancam dengan Sekop di Depan Bandara

Namun, keduanya justru digerebek jajaran Satresnarkoba Polres Tanahbumbu.

Saat penggerebekan, ditemukan sejumlah barang bukti di antaranya satu paket narkotika jenis sabu, bong yang terbuat dari botol larutan beserta sedotan serda dua hp milik pelaku.

Menurut Kasat Narkoba polres Tanahbumbu iptu Sunardi, melalui kanitnya Bripka Muhdianor, Rabu (10/1/18) penangkapan terhadap dua pelaku dilatarbelakangi adanya informasi dari masyarakat.

Baca: Digerebek Satpol PP Jual Minuman Keras, Rambo Berdalih Jaga Warung Tuak Paman

Setelah itu, jajarannya menindaklanjutinya, namun tidak langsung.
Polisi melakukan penyelidikan selama hampir satu minggu untuk memastikan dua perempuan ini adalah pengedar.

Alhasil, saat ada kesempatan, pelaku akhirnya diringkus.

"Pelaku sudah diincar karena sebelumnya ada informasi masyarakat dan informasi itu ternyata benar. Pelaku pun diancam minimal 4 tahun kurungan penjara," katanya.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved