Berita Hulu Sungai Tengah

Desa Pahalatan Terisolasi, Bantuan Disalurkan Melalui Desa Tabat, Tagana Pun Buka Dapur Umum

banjir juga merendam rumah penduduk di Desa Masiraan, Kecamatan Pandawan. Desa tersebut, juga menjadi langganan banjir tahunan.

Desa Pahalatan Terisolasi, Bantuan Disalurkan Melalui Desa Tabat, Tagana Pun Buka Dapur Umum
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Taruna Siaga Bencana, memasak di dapur umum, yang diletakan di depan Kantor Camatan Labuanamas Utara, untuk melayani kebutuhan warga Kasarangan, Mantaas dan Pahalatan, yang direndam banjir, Rabu (10/1/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Banjir di Barabai Kota, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, telah surut pada hari ketiga, Selasa lalu.

Warga pun kembali beraktivitas. Sedangkan sekolah-sekolah, masih disibukkan membersihkan ruang kelas.

Namun, banjir di Bumi Murakata ini belum selesai, karena setelah Barabai kering, kini air limpahannya turun ke desa-desa di daerah operairan rawa, yang terdapat di dua kecamatan, yaitu Pandawan dan Labuanamas Utara.

Di kecamatan Labuanamas Utara, dilaporkan ada beberapa desa yang terendam parah, hingga warga setempat terisolasi. Desa tersebut, Kasarangan, Mantaas dan Pahalatan.

"Untuk Pahalatan, sama sekali tak bisa diakses kendaraan rodan dua maupun mobil. Bantuan nasi bungkus hanya bisa kami antar sampai ke Desa Tabat, lalu diambil oleh warga," kata Banhur, dari Taruna Siaga Bencana, saat dikonfirmasi BPOST, Rabu (10/1/2017).

Dijelaskan, keterisolasian warga, terjadi sejak Selasa kemarin. Warga setempat kesulitan beraktivitas di rumah maupun di luar rumah, karena hampir semua rumah mereka terendam. Ketinggian air sendiri mencapai setengah meter.

Atas perintah Wabup HST Chairansyah, kata Banhur, pihaknya mulai Rabu pagi tadi kembali mengoperasikan dapur umum Mobile bantuan Diepsos RI, yang kini ditempatkan di halaman Kantor Camat Labuanamas Utara.

"Ada tiga desa yang kami Layani, yaitu Kasarangan, Mantaas dan Pahalatan, dengan menyiapkan makan 3 kali sehari,"jelas Banhur.

Sementara itu, banjir juga merendam rumah penduduk di Desa Masiraan, Kecamatan Pandawan. Desa tersebut, juga menjadi langganan banjir tahunan.

Baca: Polisi Bekuk Dua Pelaku Judi Togel di Kurau Utara dan Kunyit Bajuin

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help