BanjarmasinPost/

Bubuk Haram Itu Dicampur Air Kemudian Diblender dan Dibuang ke Tempat Ini

Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya memusnahkan barang bukti sabu-sabu hasil tangkapan jaringan

Bubuk Haram Itu Dicampur Air Kemudian Diblender dan Dibuang ke Tempat Ini
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Barang sitaan tersebut dimusnahkan petugas dengan disaksikan petugas Kejaksaan, BPPOM di Banjarmasin, Direktorat Narkoba Polda Kalsel, Rabu (9/1/2018) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya memusnahkan barang bukti sabu-sabu hasil tangkapan jaringan Malaysia, Rabu (10/1) siang. Kali ini sabu yang dimusnahkan petugas cukup banyak yaknoi 2,9 kilo.

Pemusnahan dipimpin Kepala BNNP Kalsel Brigjen Nixon Manurung yang didampingi Kepala BBPOM di Banjarmasin Sapari serta Kabag Binops Ditnarkoba AKBP Daryanto.

Pada pemusnahan kali ini Nixon yang baru menjabat sebagai Kepala BNNP Kalsel meminta para saksi untuk menunjuk bungkusan sabu mana pun untuk diperiksa atau di tes sebelum dimusnahkan.

Bahkan karena ada permintaaan semua bungkusan sabu dioperiksa maka satu persatu sabu itu dioperiksa oleh petugas.

Baca: Hah! Tante Pemeran Video Mesum dengan Bocah Dikabarkan Hamil, Saat Video Diproduksi Masih Belum

Baca: Puasa Senin-Kamis Banyak Manfaatnya Loh, Dijamin Allah Jauh dari Neraka, Simak Tata Caranya

Usai pemeriksaan bahwa itu adalah benar sabu , maka petugas pun memblender sabu yang dicampur dengan air tersebut dan kemudian setelah selesai semua maka dibuang petugas ke septic tank.

Tak hanya itu plastik sisa-sisa sabu yang ada pun dibakar oleh petugas Kepala BNNP Kalsel Brigjen Drs Nixon Manurung MAP didampingi Kabid Pemberantasan AKBP Edy Saprianadi mengatakan pemusnahan barang bukti ini merupakan amanah undang-undang.

Baca: Wow! Di Taman Edukasi Lalu Lintas Ada Traffic Light Hingga Jembatan Penyeberangan

Baca: Terungkap, Ahok Merasa Veronica Berubah Sejak 2010, Muncul Pula Sebutan Laki-laki Good Friend

Yang mana sesuai pasal 91 , 92 UU No 25 Tahun 2009 yakni barang bukti yang ditangkap dan disita baik olej Polri, BNN wajib dimusnahkan setelah ada penetapan dari Kejaksaan setempat.

Barang bukti yang dimusnahkan sendiri berupa sabu hasil tangkapan 8-9 Desember 2017 lalu sebanyak 2,9 kilogram.

"Hasil tangkapan Desember lalu dari Sindikat Malaysia yang masuk ke Kaltara, Kaltim terus dibawa ke Banjarmasin," paparnya seraya untuk kasus ini pihaknya telah tetapkan empat tersangka.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help