BanjarmasinPost/

Ekonomi dan Bisnis

Emas Sempat Berkilau Akibat Rencana China Stop Pembelian Surat Utang AS

Harga emas terkoreksi setelah melonjak pada perdagangan kemarin. Kamis (11/1) pukul 7.37 WIB,

Emas Sempat Berkilau Akibat Rencana China Stop Pembelian Surat Utang AS
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Harga emas terkoreksi setelah melonjak pada perdagangan kemarin.

Kamis (11/1) pukul 7.37 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2018 di Commodity Exchange turun tipis ke US$ 1.319,20 per ons troi.

Kemarin, harga emas naik 0,43% ke US$ 1.319,30 per ons troi.

Kenaikan harga emas ini dipicu oleh kabar rekomendasi pejabat China untuk mengurangi atau menghentikan pembelian surat utang Amerika Serikat (AS).

Baca: Pernah Akan Diadukan Fredrich Yunadi, Begini Komentar Menohok Mahfud MD Pasca-Pencekalan Fredrich

Baca: Kejati Segera Umumkan Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Kalimantan Selatan

Baca: KPK Ungkap Fakta Mengejutkan Terkait Tabrakan yang Sebabkan Kepala Setnov Benjol seperti Bakpao

Kabar ini menekan nilai tukar dollar AS dan menguatkan harg emas.

Dolar yang sudah tertekan akibat rencana Bank of Japan untuk memangkas pembelian surat utang, makin terpuruk.

"Imbal hasil US treasury terus menanjak, ini bisa menekan harga emas, tapi nyatanya hal ini diacuhkan pasar setelah kabar dari China," kata Daniele Briesemann, analis Commerzbank kepada Reuters.

Hari Rabu, nilai tukar dolar AS merosot setelah adanya kabar rencana China. Pasangan mata uang USD/JPY mencatat penurunan terbesar dalam delapan bulan terakhir. (KONTAN.co.id)

Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help