Pedagang Diwajibkan Mengemas Beras yang Dijual, Tujuannya untuk Menghindari Hal Ini

Beras yang dijual di Kalsel secara bertahap disarankan untuk dikemas sehingga bisa menghindari hal-hal tidak diinginkan

Pedagang Diwajibkan Mengemas Beras yang Dijual, Tujuannya untuk Menghindari Hal Ini
banjarmasinpost.co.id
Koordinator PPNS Direktorat Tertib Niaga Kementrian Perdagangan RI Ojak Simon Manurung saat sidak di Pasar Lama Banjarmasin bersama aparat Bulog Kalsel, Rabu (10/1/18) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beras yang dijual di Kalsel secara bertahap disarankan untuk dikemas sehingga bisa menghindari hal-hal tidak diinginkan seperti pengoplosan beras.

Beras yang dikemas akan memudahkan mencek asal-usul beras saat terjadi hal-hal tak dinginkan seperti pengoplosan.

Hal demikian dikatakan Koordinator PPNS Direktorat Tertib Niaga Kementrian Perdagangan RI Ojak Simon Manurung saat sidak di Pasar Lama Banjarmasin bersama aparat Bulog Kalsel, Rabu (10/1/18) siang.

Menurut Ojak, dari Kementrian Perdagangan RI menyarankan beras di pasaran itu seharusnya dikemas.

Baca: Puasa Senin-Kamis Banyak Manfaatnya Loh, Dijamin Allah Jauh dari Neraka, Simak Tata Caranya

Baca: Selain Fredrich, KPK Tetapkan Dokter yang Tangani Setnov di RS Medika Permata Hijau Jadi Tersangka

Dengan dikemas, maka konsumen akan mengetahui asal-usul beras, yakni siapa memproduksi dan siapa pihak yang mengemas serta jenis berasnya apa.

"Aturan pengemasan beras itu sudah ada. Saat ini memang belum kewajiban, jadi boleh diikuti dan boleh tidak," katanya.

Ditambahkanya, ke depan semua beras yang dijual wajib berkemasan meski bertahap.

Kesiapan dari asosiasi atau produsen pengemas beras di daerah sangat diharapkan untuk mendukung pengemasan beras.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved