Komunitas

Dosen Cantik Uniska yang Senang Gowes Ini Pernah Putus Rantai Saat Bersepeda

Mengayuh pedal kini menjadi rutinitas rutin bagi masyarakat Banua. Berbagai kalangan bergabung untuk bersama sama menyalurkan

Dosen Cantik Uniska yang Senang Gowes Ini Pernah Putus Rantai Saat Bersepeda
via BANJARMASINPOST.co.id/khairil rahim
(Sumber foto: Dokumen pribadi) Qori bersama komunitas gowes. 

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) ini menambahkan awalnya dia gowes bergabung dengan komunitas Bolangkom pada 2014.

Kemudian Bolangkom membuat komunitas sayap khusus perempuan bernama Srikandi.

"Jadi kadang bergabung di Bolangkom kadang di Sini," kata perempuan hobi membaca, musik dan bersepeda ini.

Bersama Bolangkom, Qori pernah jelajah bersepeda hingga keluar daerah seperti Yogjakarta.
Sementara bersama Srikandi, Qori ikut event Pelaihari.

Kendati event gowes hampir setiap pekan digelar namun Qori jarang mengikutinya dia lebih senang gowes silaturahmi antar sesama komunitas saja.

"Saya lebih konsen gowes silaturrahim komunitas terutama setelah awal 2016 berdirinya cabang olahraga (cabor) ikatan sport sepeda indonesia (ISSI) kota Banjarmasin dan saya sebagai sekretaris. Saya biasa kerja di belakang layar," kata Sekretaris ISSI Banjarmasin ini.

Selama beberapa tahun bersepeda, Qoriboun emikiii banyak pengalaman yang bakal dia kenang sepanjang hidupnya. Diantaranya soal keram dan kelas rantai saat ikut gowes off-road.

"Untungnya bersama komunitas jadi saat kita ada apa apa bisa saling membantu," jelas dia.

Bagi Qori gowes bukan hanya olahraga menyehatkan saja tapi juga menjadi olahraga masyarakat yang bisa menjadi ajang saling silaturahmi.

Gowes juga lanjut dia mengajarkan kehidupan, apapun rintangan kayuh saja hingga sampai ditujuan, halangan rintangan pasti.

Halaman
123
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved