Berita HSS

Pentingnya K3 Bagi Karyawan, Ini Pesan Menteri Tenaga Kerja yang Disampaikan Kadisnakertrans

Bulan K3 dilaksanakan setiap 12 Januari hingga 12 Februari tiap tahunnya. Untuk wilayah HSS apel K3 juga dilakukan.

Pentingnya K3 Bagi Karyawan, Ini Pesan Menteri Tenaga Kerja yang Disampaikan Kadisnakertrans
Banjarmasinpost.co.id/aprianto
Apel K3 di PT AGM bersama Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Usaha Kecil dan Perindustrian HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Usaha Kecil dan Perindustrian HSS menghimbau kepada perusahaan yang ada di HSS untuk melaksanakan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Bulan K3 dilaksanakan setiap 12 Januari hingga 12 Februari tiap tahunnya. Untuk wilayah HSS kegiatan apel K3 juga dilakukan.

Jumat, (12/1) di Halaman Kantor Safety Healt dan Enviro (SHE) PT Antang Gunung Meratus (AGM) Site Desa Ida Manggala Kecamatan Sungai Raya, HSS dilaksakan apel K3. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PT AGM bersama Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Usaha Kecil dan Perindustrian HSS.

Baca: Jadwal Siaran Langsung RCTI Timnas Indonesia vs Islandia di GBK, Berikut Daftar Pemainnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Usaha Kecil dan Perindustrian HSS Sasmi Rifani menyampaikan pesan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“K3 sangat penting dilakukan oleh perusahaan, untuk menjamin keselamatan dan kesehatan karyawan,” katanya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada perusahaan yang ada di HSS untuk bisa melaksanakan bulan K3. Sejauh ini, dari perusahaan yang ada di HSS tidak semuanya melaksanakan bulan K3. Kegiatan apel K3 yang dilaksanakan PT AGM patut untuk ditiru oleh perusahan lainnya.

Baca: Kisah Tanjung Dewa, Kerajaan Gaib di Kotabaru Selain Saranjana, Simak Kesaksikan Seorang Nelayan

Memang sejauh ini, dikatakannya belum ada sanksi bagi perusahaan yang tidak melaksanakan bulan K3. Lebih tegas, dikatakannya bahwa kegiatan bulan K3 jangan hanya sekedar melaksanakan apel bulan K3, tetapi harus didukung dengan peningkatan fasilitas pendukung dan standarisasi keselamatan kerja.

Manager Teknik Tambang PT AGM Herbin Siagian mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terkait dengan K3.

Baca: Hiii, Nelayan Pernah Lihat Penampakan Keraton di Pulau Tak Berpenghuni Tanjung Dewa Kotabaru

Pihak perusahaan akan terus memperhatikan dan memaksimalkan terkait dengan K3 karyawan. Sehingga dapat menghindari terjadinya insiden kecelakaan kerja.

“Pada kinerja 2017, PT AGM tidak ada terjadi insiden kerja atau zero insiden,” tegasnya.
Untuk 2018 ke depannya, hal ini diharapkan bisa dipertahankan. Para karyawan diharapkan selalu bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur di lapangan.

"Terjadinya insiden kecelakaan kerja, faktor utama sejauh ini karena perilaku karyawan yang berkerja tidak sesuai dengan standarisasi. Bukan karena fasilitas kerja. Sebab, sejauh ini fasilitas yang ada sudah sesuai dengan standarisasi," tambahnya. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help