Berita Kotabaru

Waduh, Dua Pekan Terakhir Harga Beras dan Bawang di Kotabaru Meroket

Pedagang warung makan berjualan di Kompleks Pasar Kemakmuran Kotabaru mulai mengeluh.

Waduh, Dua Pekan Terakhir Harga Beras dan Bawang di Kotabaru Meroket
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Suasana di Kompleks Pasar Kemakmuran Kotabaru sepi, tidak seperti tahun sebelum menjelang datangnya bulan Ramadan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pedagang warung makan berjualan di Kompleks Pasar Kemakmuran Kotabaru mulai mengeluh.

Sejak dua pekan terakhir pendapatan mereka terus menurun karena meroketnya harga berapa kebutuhan pokok.

Pemilik warung makan Rahmah, misalnya. Penghasilan mereka terus menurun, karena kenaikan harga beberapa komoditi seperti beras. Sementara mereka tidak menaikan harga makan perporsi.

"Harga beras naik, sementara harga makan tetap. Mau dinaikan bisa sepi pengunjung. Jadi menanggung resiko sendiri dengan kenaikan harga beras ini," katanya enggan disebutkan nama lengkap.

Baca: Gila! Bocah Video Mesum Diupah Rp 300 Ribu, si Tante Rp 1,6 Juta, Dijual ke LN Mencengangkan!

Baca: Kisah Tanjung Dewa, Kerajaan Gaib di Kotabaru Selain Saranjana, Simak Kesaksikan Seorang Nelayan

Baca: Hiii, Nelayan Pernah Lihat Penampakan Keraton di Pulau Tak Berpenghuni Tanjung Dewa Kotabaru

Menurut dia, turunnya pendapatan atau keuntungan dari warung makan. Selain tidak mungkin menaikan harga makan perporsi, ia juga tetap membayar gaji pekerja.

Agar pendapatan dari warung makan tidak terus merosot dan mengancam kerugiaan terus dialami, pemilik warung Rahmah ini, berharap harga beras khususnya bisa kembali stabil.

Apalagi untuk memberikan pelayanan kepada pengunjung biasa makan di tempatnya, sambung dia, warungnya tidak mungkin berpindah penggunaan beras.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help