Di Kalsel, Hutan yang Dapat Mencegah Pemanasan Global Itu Semakin Menyusut, Inilah Penyebabnya

Dari tahun ke tahun, luasan hutan mangrove terus menurun. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan

Di Kalsel, Hutan yang Dapat Mencegah Pemanasan Global Itu Semakin Menyusut,  Inilah Penyebabnya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kawasan pesisir pantai Tanahlaut yang telah ditanami hutan mangrove dan dibangun jembatan. 

Padahal hutan mangrove memiliki fungsi fisika, kimia hingga biologi yang dapat melindungi pantai, menyaring racun dan limbah agar tak terjadi pemanasan global dan menjaga ketahanan pangan dengan tempat bagi beranak dan pengasuhan biota air.

Rusaknya hutan mangrove dominan diakibatkan pembukaan tambak oleh masyarakat.

Baca: Jauh-jauh Bulan Madu,Artis Ini Malah Diganggu Hantu,Benarkah Gara-gara Ini

Baca: Waduh, Warga Takut Nongkrong di Sekitar Pertigaan Gunung Batulicin, Ini Gara-garanya

Namun hal itu mulai berkurang akibat sepinya masyarakat bertambak.
Selain itu di beberapa titik masyarakat lebih dulu tinggal di dekat hutan mangrove dibanding ditetapkannya kawasan hutan mangrove tersebut menjadi cagar budaya.

Selain itu sejak pertambangan ramai di Kalsel, pembuatan pelabuhan khusus juga ramai dibuat. Paling banyak ada di Tanahbumbu dan Kotabaru.

"Banyak yang sudah merusak hutan mangrove karena tak miliki perda mangrove, khususnya pertambangan, kapal tongkang merapat kalau pembukaan hutan oleh masyarakat tidak begitu besar," jelasnya.

Berdasarkan hasil analisis citra landsat delapan 2016 kabupaten Banjar bahkan sudah tak memiliki hutan mangrove lebat disusul Kabupaten Batola dengan luasan hutan mangrove lebat seluar 738,706 hektare. Disusul Kabupaten Tanahlaut dengan luas lahan 1.964,117.
Sedangkan kabupaten yang memiliki hutan mangrove terkecil yaitu kabupaten Banjar dengan luasan 138,756 disusul Kabupaten Barito Kuala dengan luasan 1.571,966 hektare dan ketiga yaitu Tanahbumbu dengan lias4.130,671. Kabupaten yang masih memiliki luas hutan mangrove terbesar yaitu Kotabaru dengan luasan hutan 55.246,462 hektare.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help